Jantung Koroner, Pembunuh Nomor Satu di Indonesia

Jantung koroner tak kenal usia, orang-orang muda semakin banyak yang terkena penyakit ini.
Andrea Lidwina
Oleh Andrea Lidwina
22 Februari 2020, 08:05

Kematian mendadak aktor Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) lalu mengejutkan publik. Suami aktris dan penyanyi Bunga Citra Lestari itu diduga terkena serangan jantung, aalah satu penyakit kardiovaskular yang banyak diderita di tanah air.

(Baca: Ashraf Sinclair Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung)

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner (ischaemic heart disease) merupakan penyebab kematian terbesar di Indonesia. Pada 2016, tingkat kematian akibat penyakit jantung sebesar 122 orang per 100 ribu populasi. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penyeba lainnya, seperti stroke, TBC, atau diabetes.

(Baca: Di Umur Berapa Penderita Penyakit Jantung Tertinggi di Indonesia?)

Dari tahun ke tahun, prevalensi penyakit jantung koroner pun terus meningkat. Tak hanya pada penduduk usia tua, penyakit ini pun telah banyak menyerang kelompok usia muda. Meski begitu, penyakit jantung koroner bisa dicegah dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin dan mengontrol konsumsi makanan, serta rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah, kolestrol, dan gula darah.