Puncak Kedua Serangan Covid-19 di Korsel

Klaster penyebaran virus corona di Korea Selatan muncul dari Gereja Sarang Jeil di Seoul. Pendeta dan jemaat di gereja ini mengabaikan protokol kesehatan.
Andrea Lidwina
Oleh Andrea Lidwina
31 Agustus 2020, 07:52

Kasus Covid-19 di Korea Selatan kembali meningkat sejak pertengahan Agustus 2020. Fase kedua serangan Covid-19 ini memuncak setelah muncul klaster penyebaran baru dari Gereja Sarang Jeil, Seoul. Gereja yang dipimpin Pendeta Jeon Kwang-hoon ini mengabaikan protokol kesehatan, seperti tetap mengadakan kegiatan dan demo anti-pemerintah.

((Baca: Tiga Langkah Korea Selatan Sukses Menekan Pandemi Corona)

(Baca: RI dan Korea Selatan Sepakati Koridor Perjalanan Bisnis dan Diplomatik)

Kasus pertama dari klaster Gereja Sarang Jeil ditemukan pada 12 Agustus, lalu berkembang menjadi 978 kasus per 28 Agustus. Klaster ini juga telah menghasilkan klaster baru (transmisi tingkat dua), yakni 150 kasus di 25 tempat.

Pada waktu yang tidak jauh berbeda, Gereja Woori Jeil di Gyeonggi juga membentuk klaster baru. Kasus pertama yang ditemukan pada 13 Agustus telah menyebar menjadi 203 kasus.

Korea Selatan berhasil mengatasi serangan pertama virus corona pada Februari 2020. Virus itu menyebar dari seorang jemaat Gereja Shincheonji, Daegu hingga mencapai 5.214 orang yang terinfeksi. Beberapa klaster besar juga pernah tercatat, seperti gedung call center Guro-gu (170 kasus), klaster Richway (208 kasus), dan pusat logistik Coupang (152 kasus).

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.