Perombakan Keempat, Menteri ESDM Sudah Rotasi 1.000 Pejabat

Sudirman menyebut, mengganti pejabat serta mereformasi tata kelola migas seperti hal yang tak tersentuh di masa lalu karena sarat kepentingan.
Miftah Ardhian
20 Juli 2016, 15:00
pelantikan
Katadata

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kembali merombak para pejabat di lingkungan kementeriannya. Sejak menjabat Menteri ESDM selama hampir dua tahun, Sudirman tercatat sudah empat kali melakukan perombakan para deputinya. Perombakan itu melibatkan sekitar 1.000 orang pejabat di Kementerian ESDM.  

Pada Rabu ini (20/7), Sudirman melantik 431 orang pejabat struktural Eselon II, III dan IV di lingkungan Kementerian ESDM. Ini adalah pelantikan pejabat terbanyak, setelah pada Juni tahun lalu dia melantik 362 orang pejabat eselon III dan IV  di kementerian tersebut.

Perombakan kali ini juga merupakan yang keempat kali sejak Sudirman menjabat Menteri ESDM. Hingga kini, tercatat lebih dari 1.000 peristiwa promosi, rotasi dan demosi untuk menyegarkan 800 jabatan yang ada. Artinya, hampir seluruh pejabat di Kementerian ESDM telah mengalami perpindahan tugas, baik promosi jabatan maupun rotasi. (Baca: Perombakan di ESDM, Tunggal Menjabat Direktur Hulu Migas)

Sebanyak 431 pejabat struktural yang dilantik hari ini terdiri dari promosi 125 orang , rotasi internal 137 orang, rotasi antar unit 24 orang dan perubahan nomenklatur 145 orang. Ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 6077 K/73/SJN/2016 (eselon II), 6078 K/73/SJN/2016 (Eselon III) dan 6090 K/73/SJN/2016 (eselon IV). 

Advertisement

Pelantikan pejabat struktural eselon II, III dan IV di lingkungan Kementerian ESDM ini merupakan bagian dari penataan dan penyegaran organisasi untuk peningkatan kinerja. “Sekali-sekali bergeser ke satu tempat untuk melihat dengan kacamata baru,” kata dia saat acara pelantikan di Gedung Arsip Kementerian ESDM di Pondok Ranji, Tangerang, Rabu (20/7). (Baca: Kementerian ESDM Bentuk Dua Direktorat Khusus Infrastruktur)

Di samping itu, pelantikan ini karena ada struktur organisasi baru. Yakni Biro Organisasi dan Tata Laksana pada Sekretariat Jenderal, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas pada Ditjen Migas, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur EBTKE pada Ditjen EBTKE dan Direktorat Penerimaan Negara Minerba pada Ditjen Minerba.

Sudirman menyebut, memberhentikan dan mengganti pejabat tinggi serta mereformasi tata kelola migas seperti menghapus subsidi, pengoperasian kilang TPPI dan pembubaran Petral, merupakan hal yang tidak pernah disentuh pada masa lalu karena sarat dengan kepentingan. “Satu kasus saja kita main-main, maka akan sama saja (dengan yang dulu),” kata dia. (Baca: Impor BBM Bisa Teratasi Dengan Menghilangkan Pemburu Rente)

Dengan perombakan yang selama ini terjadi, Menteri ESDM mengatakan sudah ada beberapa capaian yang dirasakan. Pertama, pengalihan subsidi ke sektor yang produktif dan pemangkasan 60 persen perizinan. Kedua, realisasi nilai anggaran semester I-2016 dua kali lipat dari realisasi periode sama di tahun-tahun sebelumnya.

Ketiga, peningkatan profesionalisme, seperti level auditor, serah terima barang milik negara (BMN) ke pemda dan sertifikasi pegawai. Keempat, kepatuhan untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai 100 persen.

Kelima, apresiasi dari dalam negeri berupa penghargaan pengendalian dan kepatuhan pelaporan gratifikasi dari KPK serta penghargaan inovasi pelayanan publik dari KemenPAN-RB.

Keenam, apresiasi dunia internasional antara lain International Energy Agency (IEA), Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan International Energy Forum (IEF) yang memberikan kemudahan akses energi global langsung dengan produsen. Sebagai contoh, kesepakatan langsung dengan negara-negara produsen migas di kawasan Timur Tengah.

Selama kepemimpinannya, Kementerian ESDM juga berani untuk membubarkan petral yang menghemat biaya sebesar Rp 8,5 triliun hingga 2017. "Kinerja ESDM membuat supply chain tidak lagi dikuasai Muhammad Riza Chalid," ujarnya. (Baca: Mundur Lagi, Pertamina Berharap Petral Bubar Tengah Tahun Ini)

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji menekankan, proses perombakan ini dilakukan secara transparan dan pertimbangan yang matang. Ia pun mengklaim, Sudirman sama sekali tidak ikut campur dalam perombakan ini, sehingga, pejabat terpilih memang benar-benar dinilai atas kapabilitas dan kemampuannya. "Tidak ada titip-mentitip pejabat yang terpilih. Semua proses dilakukan secara transparan." 

Berikut nama pejabat eselon II yang dilantik: 

pejabat eselon II Kementerian ESDM
pejabat eselon II Kementerian ESDM (Kementerian ESDM)

 

Reporter: Miftah Ardhian
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait