Samin Tan Ingin Kuasai Berau Coal Secara Langsung

Setelah pembubaran usaha patungan antara PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk dan Grup Bakrie di Asia Resources Minerals Plc ARMS terlaksana kini Samin Tan ingin menguasai PT Berau Coal Energy Tbk secara langsung Setelah pi
Image title
Oleh
9 Mei 2014, 15:30
tambang-batubara.jpg
KATADATA/
KATADATA | Bernard Chaniago

KATADATA ? Setelah pembubaran usaha patungan antara PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk dan Grup Bakrie di Asia Resources Minerals Plc (ARMS) terlaksana, kini Samin Tan ingin menguasai PT Berau Coal Energy Tbk secara langsung.  

Setelah pisah dengan Grup Bakrie, Samin Tan melalui Ravenwood Company Acquisition Limited dan Borneo, memiliki saham ARMS sebesar 47,6 persen. Dalam pengumuman resmi ARMS, yang dirilis Selasa (6/5), menyebutkan sejumlah pemegang saham (termasuk Samin Tan) meminta agar saham Berau dibagikan pada pemegang saham ARMS.  

Direktur Utama Borneo Lumbung Energi dan Metal Alexander Ramlie mengatakan dia (mewakili pihak Samin Tan) ingin mengajak bicara pihak pemegang saham yang lain, terkait masa depan Asia Resources Mineral.  

?Aset ARMS kini satu-satunya praktis hanya Berau. Kami ajukan satu proposal, bagaimana kalau cash di Berau dan sahamnya dibagikan pada pemegang saham ARMS,? ujarnya seperti dikutip harian Bisnis Indonesia, Jumat (9/5).  

Advertisement

Jika proposal ini disetujui, kata Alex, maka keberadaan ARMS menjadi tidak diperlukan lagi. Itu berarti ARMS akan dilikuidasi dan tidak tercatat lagi (delisting) di Bursa Efek London.  

Menurutnya, jika pemegang saham ARMS setuju, maka Borneo akan memegang saham Berau Coal Energy secara langsung, sekitar 40 persen (yaitu 47,6 persen dari 85 persen). Posisi tersebut menjadikannya pemegang saham terbesar di Berau.

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait