Demokrat dan Nasdem Jajaki Koalisi untuk Pemilu 2024

AHY merasa Demokrat dan NasDem memiliki banyak persamaan dan titik temu, sehingga peluang untuk berkoalisi pada Pemilu 2024 menjadi lebih besar.
Image title
29 Maret 2022, 14:10
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) memberi salam saat memulai perjalanan safari Ramadhan di Lombok, Mataram, NTB, Rabu (28/4/2021). Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Lombok dalam rangka
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) memberi salam saat memulai perjalanan safari Ramadhan di Lombok, Mataram, NTB, Rabu (28/4/2021). Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Lombok dalam rangka safari Ramadhan sekaligus bersilaturahim dengan tokoh ulama dan tokoh masyarakat.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh bertemu untuk membahas peluang berkoalisi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Keduanya sepakat bahwa kesempatan untuk membangun koalisi di antara kedua partai sangat terbuka. Meski begitu, belum ada keputusan konkrit yang disepakati bersama pada pertemuan kali ini.

“Di sini kami ingin berdiskusi, karena pada dasarnya baik dari Demokrat maupun NasDem memiliki garis-garis ideologi dan visi jangka panjang serupa,” kata AHY di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Selasa (29/3), seperti dikutip Antara.

AHY merasa Demokrat dan NasDem memiliki banyak persamaan dan titik temu, sehingga peluang untuk berkoalisi pada Pemilu 2024 menjadi lebih besar. "Kami juga punya visi misi serupa," tutur dia.

Advertisement

Menurut AHY, penentuan koalisi masih memerlukan komunikasi lebih lanjut. "Sekarang masih awal 2022, kita ikuti terus. Ini akan terus menarik," ujar AHY yang datang bersilaturahim untuk pertama kalinya ke kantor baru DPP NasDem.

Pada pertemuan ini, Baik Demokrat dan Nasdem juga tidak membahas kandidat untuk maju dalam pencalonan presiden pada Pemilu 2024. Menurut AHY, saat ini masih terlalu dini untuk membahas isu tersebut.

"Yang penting, dibangun dulu komunikasi, silaturahim ini dengan baik. Kami berikhtiar masing-masing kemudian pada titik-titik tertentu atau momentum-momentum tertentu kami duduk bareng saling tukar catatan dan lain-lain," tambah dia.

Pada pertemuan ini, AHY dan Surya Paloh berdialog selama kurang lebih 2 jam. Selain membahas peluang berkoalisi, keduanya juga membicarakan isu lain, seperti ancaman terhadap demokrasi, dan pemulihan pandemi COVID-19.

Dalam pertemuan awal, AHY sempat meneruskan salam dari Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ke Surya Paloh.

"Beliau sampaikan salam hormat kepada sahabat Pak Surya Paloh semoga sehat selalu. Harapannya beliau sampaikan NasDem dan Demokrat terus berperan untuk negeri seperti yang sering Pak Surya Paloh dan Pak SBY diskusikan sejak 2004," kata AHY ke Ketum NasDem.

Pada pertemuan ini, AHY turut didampingi sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat, yaitu Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K Harman, Sekretaris Jenderal Demokrat Teuku Riefky Harsya, dan Kepala BPOKK Demokrat Herman Khaeron.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait