Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Upacara HUT RI

Pelajar asal Jawa tengah, I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi, terpilih menjadi pembawa bendera pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan untuk memperingati HUT RI.
Aryo Widhy Wicaksono
17 Agustus 2022, 13:24
Presiden Joko Widodo (tengah) selaku inspektur upacara saat pengibaran bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022).
ANTARA FOTO/POOL/Sigid Kurniawan/rwa.
Presiden Joko Widodo (tengah) selaku inspektur upacara saat pengibaran bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Presiden Joko Widodo telah mengukuhkan 68 pelajar SMA untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2022. Pagi tadi, tim pengebar bendera telah selesai melaksanakan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, dalam memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia.

Tim Paskibraka ini memiliki nama Tim Pancasila Tangguh. Pasukan ini terdiri dari formasi pasukan 17 sebagai pengiring bendera, pasukan 8 merupakan pasukan inti pembawa bendera, serta pasukan 45 selaku pengawal di belakang.

Formasi yang mengambil hari kemerdekaan RI ini pertama kali dikembangkan Husein Mutahar pada 1967.

Bertugas sebagai Komandan Kompi Paskibraka adalah Kapten Infanteri Arya Dwinanda Wijayendra. Saat ini ia bertugas sebagai Komandan Kompi Senapan A Yonmek 202/Tajimalela Brigif Mekanis 1 PAM Ibu Kota/JS Kodam Jaya.

Advertisement

Kemudian, pelajar asal Jawa Tengah, I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi, terpilih menjadi pembawa bendera dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022).

"Saat ini, ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Kudus," bunyi siaran pers Sekretariat Presiden.

Sedangkan Rafly Tri Aditama asal Kalimantan Tengah, terpilih menjadi Komandan Kelompok 8, sekaligus pengibar bendera. Kemudian, Mario Adhiyaksa Sihombing yang mewakili Sumatera Utara menjadi pembentang bendera, dan Bramantya Rizky Wiratama asal Jawa Barat selaku pengerek bendera.

Kemudian bertugas sebagai Komandan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia adalah Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia. Pria kelahiran Bukittinggi pada 12 September 1971 ini, merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut pada 1993.

Andike saat ini menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut Komando Pendidikan Operasi Laut Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL.

Sementara yang berindak sebagai perwira upacara adalah Brigadir Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya. Pria kelahiran Bangkalan 10 November 1971 ini merupakan kepala staf Garnisun Tetap I/Jakarta. Dia lulusan Akademi Militer pada 1993.

Selain itu, berikut adalah nama-nama 68 anggota Paskibraka dari 34 provinsi yang akan bertugas pada hari ini:

  1. Mohammad Rifat Zayyan (Provinsi Aceh)
  2. Rinda Febriola (Provinsi Aceh)
  3. Mario Adhiyaksa Sihombing (Provinsi Sumatra Utara)
  4. Marfah Ronaito Batubara (Provinsi Sumatra Utara)
  5. M. Faiz Assidiki (Provinsi Sumatra Barat)
  6. Faiha ‘Athahillah (Provinsi Sumatra Barat)
  7. Muhammad Farrel Althaf Yudawa (Provinsi Riau)
  8. Dhea Sumardi (Provinsi Riau)
  9. Ardan Muzaki Yudha Bhaskara (Provinsi Kepulauan Riau)
  10. Faradita Dwi Safitri (Provinsi Kepulauan Riau)
  11. Jefry Rohmady (Provinsi Jambi)
  12. Zikra Anugrah Choiriah (Provinsi Jambi)
  13. Muhammad Carlos Aldionsi (Provinsi Sumatra Selatan)
  14. Aisyah Ramadhani (Provinsi Sumatra Selatan)
  15. Abi Fadilla Ramadhan (Provinsi Bangka Belitung)
  16. Chikar Novrya Putri Caesaria (Provinsi Bangka Belitung)
  17. Alfath Juan Daniswar (Provinsi Bengkulu)
  18. Demanda Berliana Sari (Provinsi Bengkulu)
  19. Rendy Rafael Hogan (Provinsi Lampung)
  20. Shelin Tan Aprilia (Provinsi Lampung)
  21. Muhammad Ikram Aththariq (Provinsi DKI Jakarta)
  22. Savina Fasha (Provinsi DKI Jakarta)
  23. Bramantya Rizky Wiratama (Provinsi Jawa Barat)
  24. Nadyna Youtana (Provinsi Jawa Barat)
  25. Isra Mashel Arifin (Provinsi Banten)
  26. Putri Viona (Provinsi Banten)
  27. Muhammad Rajwa Al Farizi (Provinsi Jawa Tengah)
  28. I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi (Provinsi Jawa Tengah)
  29. Gerrad Maylano Kisyan Putra (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
  30. Ghania Taufiqa Salma Wibowo (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
  31. Abimanyu Farrelandhika Kusuma (Provinsi Jawa Timur)
  32. Ayumi Putri Sasaki (Provinsi Jawa Timur)
  33. I Kadek Kemala Permana Putra (Provinsi Bali)
  34. Ni Ketut Pande Suastini (Provinsi Bali)
  35. Muhammad Talbiah Taranggana (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  36. Melinda Trihapsari (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  37. Kevin Tino (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  38. Keren Hapukh Dana Fanggidae (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  39. Hizkia Kevin Manullang (Provinsi Kalimantan Utara)
  40. Yaffa Irwaila Farizah (Provinsi Kalimantan Utara)
  41. Ghari Baldy Al Ramadhan (Provisi Kalimantan Barat)
  42. Anita Rahmawati (Provisi Kalimantan Barat)
  43. Rafly Tri Aditama (Provinsi Kalimantan Tengah)
  44. Hairunisa Nurtaza Dewantari (Provinsi Kalimantan Tengah)
  45. Muhammad Restu Pramudya (Provinsi Kalimantan Selatan)
  46. Felicia Hana Wahyudi (Provinsi Kalimantan Selatan)
  47. Muhammad Remyza Baihaqy (Provinsi Kalimantan Timur)
  48. Fulgentia Marianne (Provinsi Kalimantan Timur)
  49. Kurnia Isa Adolfo Onibala (Provinsi Sulawesi Utara)
  50. Kenny Feren Kambey (Provinsi Sulawesi Utara)
  51. Ariel Derio Permana (Provinsi Sulawesi Barat)
  52. Dhara Banjarani (Provinsi Sulawesi Barat)
  53. Yusril Mahendrata Sofyan (Provinsi Sulawesi Tengah)
  54. Faine Amanda Dwi Vania (Provinsi Sulawesi Tengah)
  55. Arnold Steven Sinaga (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  56. Divani Alifia Siswanto (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  57. Muhammad Azwar (Provinsi Sulawesi Selatan)
  58. Bintang (Provinsi Sulawesi Selatan)
  59. Mohamad Ziad Lahay (Provinsi Gorontalo)
  60. Ade Jullistry Damopolii (Provinsi Gorontalo)
  61. Aldy Hadparo Tualeka (Provinsi Maluku)
  62. Maria Stella Sainyakit (Provinsi Maluku)
  63. Muhammad Assyaibani Abusama (Provinsi Maluku Utara)
  64. Aiswa Djien Pandey (Provinsi Maluku Utara)
  65. Abdul Rohman Rumagesan (Provinsi Papua Barat)
  66. Carrolaen Domenique Cordias Dimara (Provinsi Papua Barat)
  67. James Valentino Yoku (Provinsi Papua)
  68. Svetlana Giovanny Tukayo (Provinsi Papua)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait