BI: Penjualan Motor, Makanan Hingga Sewa Hotel Membaik di Kuartal III

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Martha Ruth Thertina

23/10/2017, 22.15 WIB

Konsumsi rumah tangga didukung tiga faktor yaitu penyaluran gaji ke-13 untuk PNS, bantuan sosial, dan realisasi belanja barang pemerintah.

IIMS 2016
Arief Kamaludin|KATADATA
Sejumlah pengunjung melihat stand pamer Peugeot Scooter pada arena pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016.

Bank Indonesia (BI) mencatat konsumsi rumah tangga telah menunjukkan perbaikan pada kuartal III 2017. Perbaikan itu terlihat dari penjualan motor, makanan dan minuman, juga sewa kamar hotel yang meningkat.

"Beberapa industri termasuk perdagangan, perhotelan, restoran itu semua menunjukkan kondisi penjualan yang lebih baik," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/10). Ia mencatat rata-rata penjualan retail telah meningkat di kisaran 5%. (Baca juga: Dijajal Jonan, Motor Listrik Buatan Dalam Negeri Dipasarkan 2018)

Perbaikan konsumsi rumah tangga juga sempat disinggung Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo. Menurut dia, setidaknya ada tiga faktor yang mendukung perbaikan tersebut, yaitu penyaluran gaji ke-13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Juli lalu, bantuan sosial (bansos), dan realisasi belanja barang pemerintah yang tinggi.

“Dengan tambahan ekspansi fiskal pemerintah, konsumsi rumah tangga diharapkan membaik,” kata Dody. Ia pun menyebut, industri retail tercatat telah bertumbuh 2,5% dalam dua bulan terakhir. (Baca juga: Sri Mulyani: Kenaikan Bansos Bantu Kemiskinan Turun ke Bawah 10%)

Agus memprediksi, dengan perbaikan konsumsi rumah tangga, ditambah kinerja ekspor non-migas dan investasi swasta yang membaik, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV tahun ini bakal lebih baik dibandingkan kuartal I dan II yang masing-masing hanya 5,01%.

"Di kuartal III dan IV diperkirakan akan terjadi perbaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan ada di kisaran 5,1-5,2%," kata Agus.

Adapun untuk keseluruhan tahun, pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 5,2%. Ini artinya, pemerintah membutuhkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,3%-5,4% pada kuartal III dan IV atau lebih tinggi dari perkiraan BI.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan