Pihak manajemen Alexis telah menghentikan kegiatan bisnis karena tak diperpanjangnya izin usaha di tempat hiburan tersebut.
Alexis
Suasana hotel dan griya pijat Alexis di Jakarta, Senin (30/10). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Lantai tujuh hotel dan griya pijat Alexis di Jakarta Utara mendadak menjadi sorotan. Lokasi itu diisukan sebagai tempat prostitusi berkedok griya pijat khusus pria, hingga pemerintah provinsi DKI Jakarta tak memperpanjang izin usaha.  Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pernah menyebut jika lantai tujuh hotel Alexis sebagai surga dunia.

Katadata berkesempatan mengunjungi lantai tujuh ditemani pihak manajemen pada Selasa (31/10). Dua buah lift yang terletak di belakang lobi hotel mengantarkan ke lantai tujuh.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Begitu pintu lift terbuka di lantai tujuh, plang bertuliskan "Bathhouse Spa & Lounge" dengan lampu temaram langsung menyambut. Griya pijat ini mulai beroperasi sejak pukul 14.00 WIB hingga 02.00 WIB.

(Baca: Bukan Bisnis Kecil, Alexis Klaim Setor Pajak Rp 30 Miliar Per Tahun)

Di ruangan ini terdapat lobi reservasi dan ruang tunggu. Pengunjung mesti menyelesaikan pembayaran sebelum masuk ke lokasi utama spa melalui lorong yang berada di sebelah kanan lift. Pengunjung akan memasuki ruangan ganti kimono sebelum memasuki lokasi spa yang berada di lantai teratas dengan menaiki tangga.

Alexis
Kamar ganti KImono di lantai 7 Alexis (Dimas Jarot Bayu Prakoso|KATADATA)

Sesampainya di lokasi utama spa, terdapat tiga kolam yang masing-masing memuat belasan orang di dalamnya. Dua kolam berwarna biru dan oranye berisikan air hangat. Sementara, satu kolam berwarna ungu dengan ukuran lebih besar berisikan air dingin.

Di sisi kolam terdapat sembilan balai tanpa sekat berisikan matras dan bantal untuk layanan refleksi. Di sisi berlawanan terdapat tujuh kursi matras yang dipisahkan oleh kolam ikan kecil berbentuk persegi panjang.

 (Baca: Alasan Pemprov DKI Jakarta Tak Perpanjang Izin Hotel Alexis)

Alexis
Matras dan bantal tempat untuk bersantai di lantai 7 Alexis (Dimas Jarot | KATADATA)

Terdapat pula sebuah bar yang menyediakan beragam minuman. Lokasinya berada di sebelah barat bilik matras. Sementara, lokasi sauna berada di sisi selatan kolam. Terdapat dua ruang sauna yang masing-masing dapat menampung 10 orang.

Terdapat 26 kamar yang berada satu lantai di bawah lokasi utama spa. Untuk bisa sampai ke sana, pengunjung harus menuruni tangga yang berada di timur ruang sauna.

Dari jumlah tersebut, terdapat empat kamar dilengkapi dengan jacuzzi. Selain itu, disediakan pula tempat tidur, cermin, televisi, lemari pendingin berisi minuman bersoda, dan ruang shower. Semua fasilitas tersebut tanpa sekat pembatas seperti yang kerap ada di hotel lainnya.

Alexis

 Kamar berisi tempat tidur, panggung dan bathtub . (Dimas Jarot Bayu |KATADATA)

Legal Staff Affairs dan Juru Bicara Hotel Alexis, Muhammad Fajri mengatakan, harga sewa untuk satu kamar dengan jacuzzi sebesar Rp 400 ribu per jam. Sementara, kamar tanpa jacuzzi ditaksir seharga Rp 300 ribu per jam.

Pintu masing-masing kamar tersebut dilengkapi dengan satu kaca transparan yang dapat melihat langsung kondisi di dalam ruangan. Fajri berdalih, dengan adanya kaca tersebut menunjukkan tak mungkin terjadi prostitusi di dalam kamar.

"Bagaimana mungkin orang melakukan prostitusi kalau dapat terlihat dari depan kamar?" kata Fajri.  (Baca: Sebut Istilah Pribumi, Anies Baswedan Dianggap Bangkitkan Politik SARAAlexis

Tiga kolam untuk para pengunjung berendam di lantai 7 Alexis (Dimas Jarot|KATADATA)

Legal & Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita menilai jika Alexis Group melakukan perizinan dan operasional sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Dia pun membantah jika Alexis Group melakukan pelanggaran seperti yang selama ini dikabarkan.

"Perlu diketahui bahwasanya sampai dengan saat ini di hotel dan griya pijat kami tidak pernah ditemukan pelanggaran, baik berupa peredaran narkotika maupun kasus asusila," kata Lina.

Sebaliknya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim telah mengantongi sejumlah temuan terkait pelanggaran susila di Alexis. Temuan tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi Pemprov DKI tidak memperpanjang izin operasional Alexis.

Artikel Terkait
Bos Traveloka sejak awal tak menghadiri acara HUT ke-90 Kolese Kanisius. Tanda pagar #UninstallTraveloka sempat menjadi topik populer di Twitter.
Program uang muka nol rupiah bisa diupayakan untuk rumah dengan luas kurang dari 21 meter. Program itu juga bisa diupayakan dengan subsidi Pemprov.
Memulai proyek di Kelapa Gading, Artotel menjanjikan tarif Rp 250-300 ribu per kamar per malam.