Pertamina EP Akan Tingkatkan Pasokan Gas dari Cikarang Tegal Pacing

Penulis: Arnold Sirait

21/12/2017, 16.45 WIB

Saat ini CTDP mengalirkan gas (gas in) ke fasilitas utama Pondok Makmur sebesar 6,4 MMSCFD. Targetnya bisa mencapai 14 MMSCFD.

Pipa gas
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Pertamina EP akan meningkatkan (ramp up) pasokan gas dari dari Cikarang Tegal Pacing Development Project (CTDP) ke fasilitas utama (block station) Pondok Makmur di Bekasi, Jawa Barat. Targetnya pasokan dari proyek itu bisa bertambah hingga mencapai 14 MMSCFD.

Menurut Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf, saat ini CTDP mengalirkan gas (gas in) ke fasilitas utama Pondok Makmur sebesar 6,4 MMSCFD. “Proses gas in ini sejalan dengan kebijakan manajemen PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat monetisasi temuan eksplorasi di struktur Tegal Pacing,” kata dia berdasarkan keterangan resminya, Kamis (21/12).

Gas dari CTDP dikumpulkan di fasilitas utama Pondok Makmur Bekasi, yang memiliki kapasitas produksi hingga 42 MMSCFD dan sekitar 4.000 barel likuid per hari. Kemudian dipasok untuk memenuhi kebutuhan pembeli domestik.

Gas dari Block Station Pondok Makmur disalurkan ke beberapa perusahaan. Di antaranya adalah PT Pembangkitan Jawa Bali Muara Tawar sebanyak 20 MMSCFD untuk kebutuhan listrik dan PT Pertamina Gas (Pertagas) sebesar 3,5 MMSCFD, untuk dijadikan elpiji (Liquefied Petroleum Gas/LPG).

Di sisi lain, Nanang mengatakan produksi gas dari Pondok Makmur dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bekasi. Sementara itu, kondensat yang diproduksi Lapangan Pondok Makmur digunakan untuk kebutuhan Pertamina.

General Manager CTDP Indra Priyatna mengatakan pengembangan lapangan Cikarang-Tegal Pacing mampu mengalirkan gas mencapai 14 MMSCFD, dengan masa produksi selama tujuh tahun (usia plateau). Sedangkan total cadangan diperkirakan bertahan hingga masa kontrak Pertamina EP sebagai KKKS berakhir pada 2035.

Target produksi sebesar 14 MMSCFD tersebut diproyeksikan didapatkan dari enam sumur. Saat ini ada dua sumur yang sudah mengalir yaitu Sumur TGP-03 dan Sumur TGP-05. Total produksi keduanya mencapai 6,4 MMSCFD.

(Baca: Pertamina EP Resmi Mengebor Perdana Sumur Minyak di Laut Jawa)

Indra menjelaskan kelancaran proyek pengembangan di Struktur Tegal Pacing tidak lepas dari kerja sama semua pihak, antara lain Para Mitra, Perum Jasa Tirta (PJT), Aparat Pemerintahan, dan Masyarakat sekitar lokasi pengeboran. “Segenap Manajemen CTDP, PT Pertamina EP mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas dukungan semua pihak terkait,” ujar dia.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan