Usai Dilantik, Lima Gubernur Siap Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Yuliawati

Rabu 5/9/2018, 18.36 WIB

Lukas Enembe yang merupakan kader Partai Demokrat menyatakan akan mendukung Jokowi, meski partainya mengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

pelantikan gubernur
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Sembilan pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih diambil sumpah jabatannya saat pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Lima Gubernur siap memenangkan Joko Widodo (Jokowi) pada kontestasi pemilihan Presiden 2019 mendatang. Kelima Gubernur tersebut adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Nusa Tenggara Timur Victor Laiskodat, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, serta Gubernur Papua Lukas Enembe.

Kelima gubernur ini dilantik Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9). Selain mereka, ada pula Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Gubernur Bali I Wayan Koster, hingga Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji yang juga dilantik.

Ganjar dan Victor sebagai kader PDI Perjuangan dan Nasdem memastikan diri mensukseskan Jokowi - Ma'ruf Amin dalam pesta politik tahun depan. Bahkan keduanya siap berpartisipasi langsung dengan menjadi tim sukses hingga cuti untuk mengkampanyekan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

(Baca juga: Jokowi Pertimbangkan Tokoh Muda Jadi Calon Ketua Tim Kampanye Nasional)

"Saya diminta atau tidak diminta harus dukung, harus inisiatif," kata Ganjar usai pelantikan.
Sedangkan Victor yang saat ini tercatat di struktur Ketua Dewan Pimpinan Pusat Nasdem Bidang Politik dan Pemerintahan juga siap memimpin langsung kampanye di NTT.

Ridwan Kamil atau biasa dipanggil Emil juga memastikan diri dukungannya kepada Jokowi. Meski demikian ketika ditanyakan apakah akan masuk dalam tim kampanye nasional, dirinya akan melihat aturan terlebih dahulu. Namun apabila tidak melanggar tentunya dia siap turut serta.

"Kalau tidak melanggar aturan tentunya ini hak politik, tidak masalah," kata Emil yang diusung Nasdem ini.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan pilihannya kepada Jokowi didasarkan pengalamannya bekerja di level daerah. Dirinya menyatakan tidak cukup seorang pemimpin bekerja selama lima tahun untuk memajukan daerah dan negara. Oleh sebab itu dia mengatakan bahwa kesempatan berikutnya harus diberikan kembali kepada Jokowi.

"Kami bisa merasakan bagaimana (Jokowi) seorang pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap daerah," ujar Nurdin yang diusung PDIP, Partai Amanat Nasional, dan Partai Keadilan Sejahtera ini.

(Lihat: Hoaks Ancam Pilpres 2019)

 

Bahkan Lukas Enembe yang merupakan kader Partai Demokrat menyatakan akan mendukung Jokowi, meski partainya mengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dirinya menyerahkan kepada PD konsekuensi apabila berbeda pilihan politik nantinya. "Sanksi, silahkan saja," kata Enembe pendek.

Lukas beralasan Jokowi sebagai Presiden yang memperhatikan kemajuan Papua. Bahkan dia juga mengklaim ada juga bupati di Papua yang siap memenangkan mantan Walikota Solo tersebut melenggang kembali menjadi Presiden.

"Saya sudah sampaikan pak Sekretaris Jenderal (Demokrat, Hinca Pandjaitan) ini semua kader (di Papua) dukung Jokowi," ujar dia.

Adapun Edy Rahmayadi masih belum menentukan ke mana suaranya akan berlabuh. Dia hanya mengatakan masih menimbang calon yang terbaik bagi Sumut dan bukan kepentingannya semata. "Siapa yang mau memakmurkan Sumut saya akan dukung," kata dia.

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha