Usai Ledakan, Densus Geledah Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura

Penulis: Muchamad Nafi

4/6/2019, 08.21 WIB

Dalam penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri, polisi menemukan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa peledakan.

Usai Ledakan, Densus Geledah Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura
ANTARA FOTO/ARIESANTO
Personel Gegana Polri berjaga saat melakukan peledakan barang bukti bom di Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019). Peledakan barang bukti bom pipa yang ditemukan Densus 88 di gerai ponsel Jalan Muchtar Tabrani Bekasi Utara itu menyusul ditangkapnya enam terduga teroris di Bekasi.

Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah pelaku bom bunuh diri, Rafik Asarrudin (22), di Kampung Kranggan, Desa Wirogunan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa dini hari. Densus 88 didukung jajaran Polda Jateng ketika mendatangi rumah berwarna cat putih di RT 01 RW 02 Desa Wirogunan, Kartasura, sekitar pukul 01.00 WIB itu.

Polisi memanggil Kepala Desa Wirogunan Marjono sebagai saksi. Sejumlah barang bukti yang diduga bahan-bahan untuk meracik bom telah diamankan. Penggeledahan tidak lama, sekitar setengah jam, kemudian Marjono diminta untuk keluar rumah itu.

Marjono (66) mengatakan barang-barang yang disita, antara lain, serbuk arang, belerang, kabel-kabel, handphone, sakelar, dan aluminium. “Saya tidak hafal satu per satu. Akan tetapi, barang-barang yang disita itu banyak dan dimasukkan ke dalam kertas ukuran besar warna cokelat, lalu dibawa polisi,” kata Marjono seperti dikutip Antara, Rabu (4/6/2019)

Menurut dia, Rafik jarang sekali bergaul dengan warga sekitar, cenderung pendiam. “Jika salat Jumat di luar kampung,” ujarnya.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan sterilisasi rumah tersebut dengan garis kuning sehingga warga tidak bisa mendekat ke lokasi. Polisi akan melanjutkan penggeledahan di rumah pelaku lagi pada pagi ini.

Pada penggeledahan pelaku bom bunuh diri juga terlihat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi. Keduanya kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebelumnya, terjadi bom bunuh diri di pertigaan Tugu Tani, tepatnya di depan Pospam Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (3/6) sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa itu tidak memakan korban petugas jaga di Pospam, tetapi melukai pelaku sendiri.

Kapolda Rycko Amelza Dahnie mengatakan, dalam penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri, polisi menemukan barang bukti yang berkaitan dengan yang ditemukan di tempat kejadian perkara. “Karena suasana masih gelap harus lebih berhati-hati dalam mengerjakannya,” kata Rycko.

Untuk itu, perlu waktu memeriksa dan mengolah tempat kejadian perkara di rumah tersebut. Petugas yang diterjukan dari tim Gegana, Laboratorium Forensik, dan Inafis. Barang yang diamankan di lokasi akan diperiks secra teliti oleh tim penjinak bom dari Mabes Polri.

Penemuan barang bukti ini semakin meyakinkan petugas dalam proses pembuktian. “Pelaku terlibat jaringan apa baru bisa diungkap setelah dapat mengumpulkan semua bukti-bukti di TKP,” katanya.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha