Punya OS Hongmeng, Huawei Dilaporkan Tertarik Gunakan OS Rusia

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Martha Ruth Thertina

23/6/2019, 14.50 WIB

Huawei dilaporkan akan berdiskusi dengan Kementerian Komunikasi Rusia terkait kemungkinan penggunaan OS Avrora atau OS Aurora.

punya OS Hongmeng, Huawei dilaporkan tertarik dengan OS Aurora atau OS Avrora
THAM KEE CHUAN|123RF.com
Orang yang memegang ponsel Huawei Mate dengan simbol Hongmeng OS.

Huawei sedang mengembangkan sistem operasi (OS) buatan sendiri bernama Hongmeng untuk menggantikan Android. Namun, produsen ponsel terbesar kedua dunia tersebut juga dikabarkan tertarik menggunakan OS milik Rusia, Avrora (Aurora).

Media yang khusus membahas Huawei, Huawei Central memberitakan, berdasarkan laporan Kantor Berita RIA, Deputi Menteri Komunikasi Rusia mengatakan Huawei akan mendiskusikan dengan Kementerian Komunikasi pada musim panas ini tentang kemungkinan penggunaan OS Avrora. 

OS Avrora dibangun di atas pendahulunya yaitu OS Sailfish. OS Sailfish dirancang oleh perusahaan teknologi Finlandia bernama Jolla yang berbasis OS Linux. Pada 2014, pengusaha Rusia Grigory Berezkin menjadi pemilik Jolla dan sejak 2016, perusahaan Open Mobile Platform (OMP) yang terafiliasi dengan Berezkin mengembangkan versi rusia dari sistem tersebut.

(Baca: Penjualan Turun, Huawei Prediksi Pendapatan Anjlok Rp 429 Triliun)

Tahun lalu, perusahaan telekomunikasi terbaru Rusia, Rostelecom, mengakuisisi 75% saham di OMP dan mengubah nama Sailfish OS menjadi Avrora. Perbedaan terbesar antara Avrora dan Sailfish adalah Avrora tidak dapat menjalankan aplikasi Android, sedangkan Sailfish bisa.

Terlepas dari kabar baru ini, Huawei secara resmi telah mengakui pihaknya tengah mengembangkan OS bentukan sendiri. OS yang disebut-sebut bernama Hongmeng itu siap diluncurkan jika tidak ada kesepakatan dengan Google terkait penggunaan lebih lanjut Android.

(Baca: Huawei Siapkan 1 Juta Ponsel dengan Sistem Operasi HongMeng)

Adapun Google akan memutus layanan OS Android untuk ponsel Huawei dalam waktu dekat. Ini menyusul keputusan pemerintah AS memasukkan Huawei dalam dalam daftar hitam (blacklist) perdagangan.

Dalam laporan Rosenblatt Securities, Huawei disebut telah menyiapkan satu juta ponsel dengan OS Hongmeng untuk uji coba. OS Hongmeng kompatibel dengan semua aplikasi Android dan diklaim memiliki fungsi keamanan yang lebih baik untuk melindungi data pribadi penggunanya.

(Baca: Merek Ponsel Terpopuler Sejagat)

CEO kelompok bisnis konsumen Huawei Yu Chengdong mengatakan OS Hongmeng akan tersedia secepatnya. "Paling cepat pada musim gugur ini atau paling lambat musim semi mendatang,” ujarnya seperti dikutip China Daily, Selasa (11/6).

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan