Penipuan digital dengan dokumen palsu yang tampak resmi kian marak, mendorong urgensi membangun budaya verifikasi di tengah percepatan transformasi digital Indonesia.
Emiten adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo PT PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge kian bergeliat bangun infrastruktur digital. Kini emiten di bidang penyediaan jaringan
Operasi otoritas Kamboja bubarkan sindikat scam siber menyebabkan ribuan Pekerja Migran Indonesia terlantar dan perlu dipulangkan, mengungkap sisi gelap kejahatan terorganisir.
Tahun 2026 menandai era baru sejarah e-commerce Indonesia: “Era Sofistikasi”. Mereka yang bertahan adalah yang mampu menavigasi kepatuhan regulasi, adopsi teknologi AI, dan efisiensi operasional.
OJK mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan atau scam di sektor keuangan, khususnya yang dilakukan secara digital.
Perubahan pengendali terjadi setelah Radiant Ruby mengakuisisi 599,56 juta saham AMMS dari PT Mandara Mas Semesta dan 30,43 juta saham dari Hartono Limmantoro.
Indonesia boleh saja cepat dalam digitalisasi, tetapi tanpa keberanian mengelola dan mengurangi data yang tidak perlu, kita sedang menyiapkan bom waktu di jantung transformasi digital itu sendiri.
Keterpaparan anak terhadap konten-konten kekerasan berdampak pada meningkatnya potensi anak untuk melakukan tindakan berisiko dan juga berdampak pada kondisi mental anak.
Meta mengungkap tiga tren digital yang diprediksi akan populer pada 2026, yakni tren produk halal, pertumbuhan e-commerce lintas batas, serta performa platform yang akan ditunjukan berbagai fitur AI.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali meraih predikat Informatif. Ini adalah raihan yang ke-delapan kalinya secara berturut-turut untuk Kemkomdigi.
Riza Suarga, Ketua Umum Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA), mengatakan laboratorium karbon digital akan meningkatkan kemampuan RI dalam mengukur, melaporkan, dan memverifikasi emisi karbon.
Tantangan yang muncul adalah bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri pariwisata yang lebih “melek teknologi” namun tetap bijak dalam pemanfaatannya.