Pemerintah Sebar 7.000 APD dan 150 Ribu Masker ke Tenaga Medis Corona

Penulis: Rizky Alika

Editor: Safrezi Fitra

4/4/2020, 18.16 WIB

APD dan masker tersebut dibagikan kepada tenaga kesehatan di semua lini, baik rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, klinik, dan puskesmas.

Sejumlah perwakilan dari rumah sakit mengantre untuk mendapatkan bantuan alat pelindung diri (APD) di Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/3/2020). Pemprov Jawa Timur memberikan bantuan berupa APD kepada tenaga m
ANTARA FOTO/Moch Asim/foc.
Sejumlah perwakilan dari rumah sakit mengantre untuk mendapatkan bantuan alat pelindung diri (APD) di Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/3/2020). Pemprov Jawa Timur memberikan bantuan berupa APD kepada tenaga medis sebanyak 7.100 yang didistribusikan ke 63 rumah sakit rujukan untuk penanganan pandemi COVID-19 di Jawa Timur.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pemerintah telah mendistribusikan sejumlah logistik medis kepada tenaga medis di daerah yang menangani pasien virus corona (Covid-19). Juru bicara penanganan nasional virus corona Achmad Yurianto mengatakan, pihaknya telah menyebarkan 5 ribu hingga 7 ribu lembar Alat Pelindung Diri (APD) dan 20 ribu-150 ribu lembar masker.

"Logistik APD dan masker didistribusikan dari Jakarta menuju Batam, Tanjung Pinang, Medan, dan Banda Aceh. Kemudian Balikpapan, Tarakan, Gorontalo, Manado, Palu, Pontinak, Palangkaraya, dan Banjarmasin," kata dia saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4).

APD dan masker tersebut dibagikan kepada tenaga kesehatan di semua lini, baik rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, klinik, dan puskesmas. Sebab, setiap tenaga medis di berbagai fasilitas kesehatan memiliki risiko yang sama untuk terpapar corona.

(Baca: IDI Konfirmasi 18 Dokter Meninggal Terkait Pandemi Virus Corona)

Oleh karena itu, APD dan masker menjadi kebutuhan penting bagi tenaga medis untuk memberikan layanan yang terbaik kepada penderita corona. "Mereka juga perlu perlindungan maksimal," ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan baik kepada masyarakat, pemerintah daerah maupun Gugus Tugas Penanganan Corona Nasional. Ia meyakini, masyarakat juga memiliki harapan yang sama untuk menekan penularan virus corona.

(Baca: Peneliti Ragu Kesiapan Pemerintah Hadapi Bencana Alam di Tengah Corona)

Adapun, jumlah kasus baru virus corona Covid-19 hingga Sabtu (4/4) kembali bertambah. Meski penambahannya lebih rendah dari hari sebelumnya, kasus baru hari ini mencapai 106 kasus.

Juru bicara penanganan nasional virus corona Achmad Yurianto mengatakan dengan tambahan ini maka total kasus corona RI mencapai 2.092 orang. Jumlah pasien yang sembuh bertambah 16 menjadi 150 orang dan pasien yang meninggal juga bertambah 10 menjadi 191 orang.

“Sebaran kasus muncul akibat pergerakan orang tanpa gejala. Banyak kasus positif tanpa keluhan apa pun dari kota besar,” katanya.

(Baca: Anggaran Jokowi Rp 405 Triliun untuk Melawan Corona)

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan