Positif Corona RI Naik jadi 2.273 Kasus, Pasien Sembuh Capai 164 Orang

Agustiyanti
5 April 2020, 16:13
pandemi corona, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut 198 orang meninggal dunia akibat virus corona hingga Minggu (5/4).

Jumlah kasus positif virus corona hingga Minggu (5/4) mencapai 2.273 orang, bertambah 181 orang dibandingkan hari sebelumnya. Sebanyak 198 orang meninggal dunia, sedangkan 164 orang berhasil sembuh dari Covid-19. 

"Ada 14 orang yang dinyatakan sembuh sehingga menjadi 164 orang dan 7 orang yang meninggal sehingga total menjadi 198 orang," ujar Juru bicara penanganan nasional Covid-19 Achmad Yurianto di kantor BNPB dalam konferensi video. 

(Baca: Terawan Teken Aturan Main PSBB, Ini Syarat Daerah Ajukan Permohonan)

Yurianto menjelaskan kondisi ini menunjukkan masih terjadi penularan virus corona. Hal ini antara lain disebabkan oleh banyak kasus positif tanpa gejala yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Adapun hingga kini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada 9.217 warga untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.

"Sebagian dari kita juga tidak menyadari kita rentan sehingga belum jaga jarak, masih belum menggunakan masker, masih ada yang belum rajin cuci tangan," terang dia. 

Padahal, menggunakan masker dan cuci tangan sangat penting dalam pencegahan penyesaian virus corona. Jika dua hal tersebut dilakukan masyarakat disertai dengan menjaga jarak, penyebaran Covid-19 dapat diatasi. 

(Baca: Tembus 300 Ribu Kasus, Trump: Akan Banyak Kematian dalam Dua Pekan Ini

Pihaknya juga meminta seluruh masyarakat menggunakan masker saat berpergian ke luar rumah mulai hari ini. Namum, masyarakat dimeminta diam di rumah jika tak ada kebutuhan mendesak. 

"Tunda semua kepergian, bukan hanya ke kampung, tetapi juga rumah teman dan kerabat. Kita harus lindungi siapa pun termasuk orang tua dan saudara," ungkapnya. 

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...