Chandra Asri Pasok Bahan Baku Masker dan Baju Pelindung Diri

Image title
Oleh Ekarina
5 Mei 2020, 11:06
Chandra Asri Pasok Bahan Baku Masker dan Baju Pelindung Diri.
katadata/Arief Kamaludin
Ilustrasi, aktivitas instalasi Pabrik PT Chandra Asri Petrochemical di Cilegon, Banten, Rabu, (26/11/2018). Chandra Asri bakal memasok kebutuhan bahan baku produksi masker dan APD.

Pandemi corona menyebabkan kebutuhan masker bedah dan alat pelindung diri (APD) melonjak tajam. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mengatakan, siap memenuhi kebutuhan bahan baku utama kedua produk tersebut.

Chandra Asri memiliki jenis bahan baku non woven Polypropylene (PP) berkode HS35NW khusus yang dapat diaplikasikan menjadi alat pelindung medis yaitu masker bedah dan baju pelindung diri. Khusus untuk masker bedah yang memiliki tiga lapisan, bahan baku non woven ini diaplikasikan untuk lapisan pertama dan ketiga.

(Baca: Chandra Asri Sumbang Ribuan Alat Rapid Test Corona dan Masker ke BNPB)

Sedangkan untuk baju pelindung diri, PP non woven ini merupakan bahan baku utama. Perusahaan menyatakan, telah memperkenalkan jenis barang tersebut untuk pasar Indonesia beberapa tahun terakhir.

"Tingginya kebutuhan akan baju pelindung diri dan masker bedah saat ini, kami berkomitmen menjamin ketersediaan pasokan bahan baku dalam negeri tetap mencukupi," kata Presiden Direktur Chandra Asri kata Erwin Ciputra, dalam keterangan resmi, Selasa (5/5).

Selain itu, secara konsisten perusahaan juga menyatakan bakal meningkatkan kapasitas produksi sesuai kebutuhan.

Chandra Asri akan memproduksi HS35NW sebanyak 30-40 kiloton per annum (KTA) untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Adapun secara keseluruhan, kapasitas produksi polypropylene perusahaan tahun ini mencapai 590 KTA.

(Baca: Chandra Asri dapat Libur Bayar PPh 20 Tahun berkat Bangun Pabrik Baru)

Sesuai dengan pedoman dari Restriction of Hazardous Substances Directive (RoHS) sebagai acuan utama negara di dunia, bahan baku PP non woven in adalah bahan baku yang aman untuk digunakan dalam temperatur suhu kamar, tidak beracun serta tidak bersifat karsinogenik.

Produk milik Chandra Asri ini pun telah lolos Standar Nasional Indonesia (SNI) dan memiliki sertifikat halal.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...