Imbas Karhutla, Sejumlah Wilayah Kalimantan Terkepung Polusi Udara Berbahaya

Ajeng Dwita Ayuningtyas
4 September 2026, 08:19
kalimantan, polusi udara, karhutla
ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/kye
Sejumlah pengendara melintasi jalan yang diselimuti kabut asap pekat di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Polusi udara di sejumlah wilayah Kalimantan masih berada di level berbahaya pagi ini. Sebagian besar dipengaruhi oleh tingginya konsentrasi partikel padat berukuran sangat kecil, yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masif di pulau tersebut.

Merujuk situs IQAir, poin AQI sejumlah wilayah di Kalimantan tembus 300. Dalam kondisi tersebut, semua orang berisiko mengalami efek kesehatan. Oleh karena itu, IQAir menyarankan setiap orang untuk menghindari olahraga di luar ruangan, serta merekomendasikan penggunaan masker polusi di dalam dan luar ruangan.

Masyarakat dianjurkan hanya keluar rumah jika diperlukan, terus memperhatikan arahan otoritas kesehatan setempat, dan memastikan hunian tetap tertutup untuk menghindari udara tercemar.

"Setiap orang berisiko tinggi mengalami iritasi parah dan efek kesehatan negatif yang dapat memicu penyakit pernapasan dan kardiovaskular," demikian dikutip dari laman IQAir, pada Jumat (4/9).

Berikut sejumlah lokasi dengan kualitas udara mencapai level berbahaya:

  1. Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, poin AQI 710 dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 430,9 µg/m³ 
  2. Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, poin AQI 641 dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 396,4 µg/m³ 
  3. Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah poin AQI 638 dengan konsentrasi PM10 sebesar 728 µg/m³ 
  4. Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, poin AQI 466 dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 308,1 µg/m³ 
  5. Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, poin AQI 429 dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 290 µg/m³
  6. Kota Pontianak, Kalimantan Barat, poin AQI 417 dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 283,5 µg/m³
  7. Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, poin AQI 318 dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 234,1 µg/m³

Bersebelahan dengan Kalimantan Barat, IPD Serian di Kota Samarahan, Sarawak, Malaysia, juga memiliki kualitas udara tergolong berbahaya. Dengan poin AQI 880, konsentrasi PM2,5 di Samarahan mencapai 516,4 µg/m³. Wilayah ini termasuk yang dirundung asap karhutla dari Indonesia.

Sementara itu Ibukota Sarawak, Kuching, juga tercatat memiliki kualitas udara tergolong berbahaya dengan poin AQI 298. Konsentrasi PM2,5 di Kuching mencapai 223,4 µg/m³.

Indeks AQI adalah konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon. 

Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.  

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.  

Sementara itu, kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.  

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...