Polusi udara dengan kategori berbahaya masih berkerumun di sejumlah titik di Kalimantan dan Sumatra, di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut.
Sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatra masih ditutupi polusi udara dengan level berbahaya pagi ini, Kamis (1/10). Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pukul 09.11 WIB,
Polusi udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menjadi yang terparah pagi ini, Rabu (30/9), seiring terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut dan sekitarnya.
Sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatra masih dikerumuni polusi udara hingga level berbahaya pagi ini, Selasa (29/9). Kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah menjadi wilayah terparah
Sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatra memiliki kualitas udara buruk hingga tingkat berbahaya pagi ini, Kamis (24/9). Polusi udara Kabupaten Murung Raya di Kalimantan Tengah jadi yang terburuk
Polusi udara dalam level berbahaya masih berkerumun di wilayah Kalimantan pagi ini, Rabu (23/9), di tengah kebakaran hutan dan lahan yang melanda pulau tersebut. Kondisi paling buruk terpantau berada
Polusi Udara di Kalimantan mencapai tingkat berbahaya, dengan Kabupaten Gunung Mas catat ISPU 2.443 akibat kebakaran hutan, sehingga warga diminta hindari aktivitas luar ruangan.
Sejumlah wilayah di Kalimantan masih dikerumuni polusi udara hingga level berbahaya pagi ini, Senin (21/9), seiring terjadinya kebakaran hutan dan lahan di provinsi tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam Meldasari mengatakan terdapat 7.245 kasus ISPA yang dilaporkan puskesmas sepanjang Agustus 2026.
Kementerian Lingkungan Hidup memerintahkan pembenahan TPA, mendorong pemilahan sampah, hingga menguji coba dan menerapkan aneka teknologi pengelolaan sampah.
Polusi udara di Kalimantan mencapai level berbahaya dengan AQI tembus 300 akibat karhutla, sehingga warga disarankan hindari aktivitas luar dan gunakan masker.
Kualitas Udara Pontianak mencapai level berbahaya dengan AQI 605, berisiko sebabkan penyakit pernapasan dan kardiovaskular sehingga warga disarankan pakai masker dan hindari aktivitas luar.