Kontraktor Migas Kurangi Anggaran Eksplorasi
KATADATA ? Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan terus menurunnya harga minyak membuat kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas mengurangi anggaran biaya eksplorasi.
Staf Ahli SKK Migas Haposan Napitupulu mengatakan pihaknya akan mempercepat revisi rencana kerja dan anggaran KKKS yang dilakukan pada bulan April dan Mei mendatang. Haposan juga mengaku belum mengetahui besaran biaya yang harus dikurangi oleh KKKS, namun besaran biaya eksplorasi saat ini sudah melampaui harga minyak sehingga langkah ini harus segera diambil.
"Berapa besaran pastinya kita tunggu ketika sudah resmi saja," ujar Haposan seperti dikutip dari Kontan, Jumat (27/2).
Ada beberapa variabel yang akan dikompilasi dalam revisi rencana kerja dan anggaran tersebut, seperti harga minyak, kegiatan sumur, kegiatan fasilitas produksi, harga keekonomian, dan lain sebagainya, "Seluruh variabel kita akan bahas dan segera tarik kesimpulan," kata Kepala Humas SKK Migas Rudianto Riambono.
Sedangkan Direktur Utama Medco Energi Indonesia Tbk Lukman Mahfoedz memaparkan akan memotong biaya eksplorasi dengan menunda atau menjadwal ulang kegiatan eksplorasi agar tidak berdampak besar bagi produksi migas Medco secara keseluruhan.
