Luhut Balas Kritik Faisal Basri soal Hilirisasi: Tak Cermat Lihat Data

Andi M. Arief
14 Agustus 2023, 20:31
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri langsung Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia hari ini di Banten, Jumat (10/2).
Humas Kemenko Marves
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri langsung Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia hari ini di Banten, Jumat (10/2).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut binsar Pandjaitan angkat bicara terkait kritik pada program hilirisasi mineral. Menurutnya, data dalam kritik tersebut tidak menghitung semua turunan mineral yang diproduksi di dalam negeri.

Adapun, kritik yang dimaksud Luhut adalah yang dilayangkan oleh Ekonom Senior INDEF Faisal Basri. Secara singkat, Faisal berpendapat program hilirisasi mineral Indonesia justru menguntungkan Cina dan bukan rakyat Indonesia.

Advertisement

"Orang yang berkomentar tidak melihat data dengan cermat. Dia lupa kita sudah ada semelter HPAL. Banyak sekali produk lain yang tidak diketahui dia, sehingga data itu saja yang dikeluarkan," kata Luhut di Istana Kepresidenan, Senin (14/8).

Presiden Jokowi bahkan sudah mengomentari kritik Faisal Basri tersebut. Namun pada hari yang sama, Faisal menilai jawaban Jokowi atas kritiknya tidak berdasar pada data yang benar.

Menanggapi hal itu, Luhut menyampaikan salah satu sumber data yang disampaikan oleh Jokowi berasal dari dirinya. Luhut menegaskan dirinya tidak mungkin memberikan data yang keliru kepada Kepala Negara.

Faisal Basri Kritik Hilirisasi

Sebelumnya, Faisal berargumen produk hilirisasi nikel hanya mendukung industrialisasi di Cina. Pasalnya, mayoritas produk hilirisasi Indonesia dikirim ke negara tersebut.

Hal yang sama juga berlaku pada produk hilirisasi besi dan baja. Meski nilai ekspornya naik, mayoritas masih dalam bentuk produk turunan bernilai tambah rendah dan bukan produk yang rumit.  

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement