PLN Tambah 5 PLTU Cofiring, Targetkan 3 Juta Ton Biomassa pada 2025

Image title
23 Desember 2024, 19:55
PLN
ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/gp/foc.
Suasana di PLTU Suralaya, Kota Cilegon, Banten, Kamis (15/8/2024).

Ringkasan

  • Presiden Joko Widodo menyatakan kesediaannya memberikan saran untuk penyusunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, namun menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai komposisi kabinet adalah hak prerogatif presiden terpilih.
  • Jokowi bersedia berkontribusi dalam memastikan transisi pemerintahan berjalan lancar, baik dalam aspek penyiapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBN) 2025 untuk mendukung kontinuitas operasional pemerintahan maupun dalam memastikan kelancaran proses transisi dari pemerintahannya ke pemerintahan yang akan datang.
  • Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan bahwa Jokowi berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan stabilitas pemerintahan, termasuk memasukkan program unggulan Prabowo-Gibran dalam rencana kerja pemerintah dan RAPBN 2025, sebagai upaya untuk mewujudkan visi Indonesia Maju.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT PLN (Persero) akan meningkatkan penggunaan cofiring biomassa di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara. Sekretaris Perusahaan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Mamit Setiawan mengatakan selama 2024, PLN telah menyalurkan 1,65 juta ton biomassa untuk cofiring dan menargetkan distribusi mencapai 3 juta ton pada 2025.

“Pada 2024, cofiring diterapkan di 47 PLTU, dan akan bertambah menjadi 52 PLTU di 2025,” ujar Sekretaris Perusahaan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Mamit Setiawan, Senin (23/12).

Mamit mengatakan, biomassa yang digunakan mayoritas berasal dari limbah, seperti limbah kayu dari industri furniture, sawmill, plywood, serta limbah replanting kebun karet. Selain itu, PLN juga memanfaatkan limbah pertanian, termasuk sekam padi, cangkang sawit, cangkang kopi, tandan kosong kelapa sawit, pellet sekam padi, wood chip, serbuk batang singkong, bagasse tebu, dan serbuk aren.

PLN EPI juga menggunakan sampah atau bahan bakar jumputan padat (BBJP) di sejumlah PLTU sebagai alternatif batu bara. Hal ini memb

“BBJP sudah digunakan di PLTU Jeranjang dan Lontar, serta dalam campuran dengan serbuk kayu di PLTU Suralaya dan uji coba di PLTU Adipala,” jelas Mamit.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya PLN mendukung transisi energi hijau dan mengurangi ketergantungan pada batu bara. Dengan cofiring, emisi karbon diharapkan dapat ditekan seiring pemanfaatan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, PLN juga terus menggandeng mitra industri dan komunitas lokal untuk memasok biomassa. Kolaborasi ini tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di sektor pengelolaan limbah dan pertanian.





Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Djati Waluyo

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...