Pertamina Beroperasi 24 Jam Saat Hari Raya Idulfitri 2025

Ringkasan
- Pesawat ultralight milik Indonesia Flying Club jatuh di Lapangan Sunburst BSD, menewaskan tiga orang awak dan penumpang.
- Pesawat Tecnam P2006T berpenumpang tiga orang (penerbang, teknisi, dan penumpang) sedang dalam proses evakuasi.
- Investigasi penyebab kecelakaan sedang dilakukan oleh KNKT, Ditjen Perhubungan Udara, dan kepolisian, dengan dua korban meninggal di dalam pesawat dan satu di luar pesawat.

PT Pertamina (Persero) memastikan akan tetap beroperasi selama Hari Raya Idulfitri 2025. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina tetap beroperasional 24 jam memberikan layanan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Selamat mudik Lebaran 2025 dan hari raya bersama keluarga, kami mengimbau kepada pemudik yang membutuhkan informasi maupun pengaduan terkait layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 yang tetap aktif melayani masyarakat 24 jam,” kata Fadjar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/3).
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri dan jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. “Selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pertamina terus memperkuat langkah yang terbaik untuk perusahaan, bangsa, dan masyarakat,” kata Simon.
Harga BBM Non-Subsidi Turun
Menyambut Hari Raya Idulfitri dan perjalanan mudik, PT Pertamina Patra Niaga yang merupakan Subholding Commercial and Trading Pertamina menurunkan harga bahan bakar minyak atau BBM non-subsidi Pertamax Series dan Dex Series.
“Penyesuaian harga ini berlaku mulai 29 Maret 2025,” kata Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra.
Ega mengatakan, penyesuaian harga ini merupakan kado Lebaran dari pemerintah dan Pertamina untuk masyarakat. Hal itu juga sebagai bagian dari komitmen dalam melayani masyarakat, khususnya di momen mudik Lebaran.
Berikut penyesuaian harga BBM non-subsidi per 29 Maret 2025:
- Pertamax (RON 92): Rp 12.500 per liter (turun Rp 400 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter)
- Pertamax Green (RON 95): Rp 13.250 per liter (turun Rp 450 per liter dari sebelumnya Rp 13.700 per liter)
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.500 per liter (turun Rp 500 per liter dari sebelumnya Rp 14.000 per liter)
- Dexlite (CN 51): Rp 13.600 per liter (turun Rp 700 per liter dari sebelumnya Rp 14.300 per liter)
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 13.900 per liter (turun Rp 700 per liter dari sebelumnya Rp 14.600 per liter)
Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%, seperti DKI Jakarta. "Kami berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan terjangkau," ujar Ega.