Targetkan Penjualan 45 Ton, Antam Siap Impor Bahan Baku Emas

Mela Syaharani
25 April 2025, 09:29
antam, harga emas, emas
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.
Warga menunjukkan emas Antam yang dibelinya di Butik Emas Logam Mulia Antam kompleks DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (22/4/2025). Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang ditransaksikan pada Selasa (22/4) naik Rp36.000 per gram menjadi Rp2.016.000 per gram dari hari sebelumnya Rp1.980.000 per gram.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

BUMN anggota holding pertambangan, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengungkapkan perusahaan memperbanyak pengadaan bahan baku emas dari domestik. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah ramainya investasi emas saat ini.

“Kami juga memperkuat strategi pengadaan bahan baku emas khususnya melalui suplai dari sumber-sumber domestik, baik dari tambang emas kami di Pongkor, sinergi dengan entitas grup holding MIND ID yaitu PT Freeport Indonesia, serta sumber-sumber domestik lainnya,” kata Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie kepada Katadata.co.id, Kamis (24/4).

Pada tahun ini, Antam menetapkan target penjualan emas sebesar 40 sampai 45 ton. Guna mencapai target tersebut, Faisal mengatakan perusahaan tidak hanya mengandalkan sumber domestik saja, namun juga mengimpor.

“Pengadaan domestik maupun impor merupakan bagian dari siklus produksi yang bertujuan untuk memenuhi demand pelanggan yang tercermin dari kinerja penjualan di semua saluran penjualan emas baik offline dan online di sepanjang 2025,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini akan membantu perusahaan untuk tetap menjadi pilihan utama pelanggan pada segmen emas batangan di Indonesia. Untuk memperkuat pengadaan domestik, lanjutnya, Antam tengah membangun fasilitas manufaktur logam mulia baru di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur. 

“Pabrik ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi serta efisiensi operasional perusahaan, dengan fokus pada pengolahan bahan baku emas dalam negeri,” jelasnya.

Berdasarkan data Pegadaian, harga emas Antam per gramnya turun pada Jumat, (25/4). Dikutip dari Antara, harga emas Antam turun Rp23.000 dari semula Rp2.075.000 per gram menjadi Rp2.052.000,

Proyeksi Harga Emas

Kiwoom Sekuritas menilai lonjakan harga emas saat ini bukan sekadar euforia sesaat, melainkan hasil kombinasi faktor fundamental yang kuat, tekanan makroekonomi global, dan tingginya permintaan lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar. 

Lalu ketegangan geopolitik, kebijakan moneter global yang cenderung dovish, serta meningkatnya permintaan dari Asia dan bank sentral dunia turut memperkuat tren kenaikan emas. 

Beberapa institusi keuangan besar pun ikut memberikan proyeksi optimistis. Goldman Sachs memprediksi harga emas bisa tembus US$ 4.000 per ons pada pertengahan 2026 dan US$ 3.700 pada akhir 2025. Sementara UBS memperkirakan harga akan mencapai US$ 3.500 per ons pada Desember 2025.

“Kedua lembaga tersebut didorong oleh permintaan bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan kekhawatiran resesi yang menjadi pendorong utama bagi emas sebagai pilihan investasi,” tulis riset Kiwoom Sekuritas.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...