Berdasarkan laporan yang dirilis keterbukaan informasi bursa hari ini, Rizki melego 13.190.800 saham ARCI di harga Rp 2.030 per unit pada Senin (26/1) kemarin.
Sejumlah saham emiten bisnis emas ambruk bersama pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/1). Tekanan terjadi setelah harga emas spot mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memberi respons atas kabar anak usahanya PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) disebut mencatatkan sahamnya di bursa Hong Kong. Kabar itu memicu kenaikan harga saham
Harga emas melonjak ke rekor tertinggi di atas U$ 5.000 per ons pada hari Senin (26/1). Kenaikan ini memperpanjang reli bersejarah karena investor berbondong-bondong membeli aset safe-haven.
Harga emas dunia diprediksi mencetak rekor baru hingga 2030 dan berpotensi menembus ratusan juta rupiah. Simak prediksi ekonom soal kenaikan emas yang melambung tinggi.
Produksi emas PT Freeport Indonesia (PTFI) anjlok 49,65% pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 937 ribu ons akibat longsong tambang bawah tanah Grasberg.
Goldman Sachs memproyeksikan harga emas akhir pada akhir 2026 tembus ke level US$ 5.400 per ons troi atau setara Rp 91,27 juta (kurs JISDOR Rp 16.902 per dolar AS).
Indeks pasar saham di seluruh Eropa kembali bergerak menguat secara serentak, Kamis (22/1). Sementara itu, harga emas spot terkoreksi setelah sempat berada di atas level US$ 4.880 per ons pada Rabu.
Harga saham emas serentak melemah pada pagi ini. Sementara harga emas spot justru terpantau naik tipis 0,7% ke level US$ 4.793 per ons pada perdagangan Rabu (21/1) pukul 21.19 waktu New York.
Harga emas di pasar spot naik 1,7% menjadi US$4.676,22 per ons pada pukul 07.35 waktu Singapura atau 06.35 WIB, usai mencapai puncak tertinggi US$4.690,59 sebelumnya.