Petronas Temukan Cadangan Hidrokarbon di Lepas Pantai Jawa Timur
Petronas North Ketapang Sdn. Bhd. telah menemukan cadangan hidrokarbon pertamanya di sumur eksplorasi Barokah-1 yang berada di Wilayah Kerja (WK) North Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.
“Penemuan Barokah-1 menegaskan potensi eksplorasi yang menjanjikan di Jawa Timur, khususnya di empat aset yang kami operasikan di wilayah utara Pulau Madura,” kata ice President of Exploration Petronas, Ahmad Faisal Bakar dalam siaran pers, dikutip Jumat (13/3).
Menurut Ahmad temuan ini memperdalam pemahaman perusahaan terhadap prospektivitas cekungan.
Pengeboran sumur eksplorasi Barokah-1 dimulai pada 30 November 2025 dan mencapai kedalaman sekitar 3.315,3 m TVDSS (metres true vertical depth subsea). Studi lanjutan akan dilakukan untuk mengukur secara menyeluruh potensi penemuan ini.
Petronas merupakan operator dari WK tersebut dengan partisipasi interest sebesar 51%. Sementara itu, Earthon North Ketapang Pte. Ltd. memiliki 34% dan PT. Pertamina Hulu Energi North Ketapang memiliki 15%.
“Penemuan hidrokarbon di Barokah-1 menjadi kabar yang menggembirakan bagi industri hulu migas dan menjadi bukti penting bahwa potensi migas di wilayah Jawa Timur masih sangat menjanjikan,” kata Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.
Selain Kontrak Bagi Hasil WK North Ketapang, Petronas juga merupakan operator untuk kontrak bagi hasil WK Ketapang, North Madura II, dan Serpang di lepas pantai Jawa Timur. Mereka juga beroperasi di WK Bobara yang berada di di lepas pantai Papua Barat. Perusahaan ini juga menjadi mitra untuk enam kontrak bagi hasil lainnya yang tersebar di darat dan lepas pantai Sumatra, Laut Natuna, Jawa Timur, serta Indonesia Timur.
Selain temuan hidrokarbon, perusahaan migas asal Malaysia ini menyebut bahwa proses pengembangan Lapangan Hidayah telah mencapai Keputusan Investasi Akhir (FID) pada Oktober 2024, setelah penemuan minyak pada 2021.
Presiden Direktur Petronas North Ketapang Sdn. Bhd., Yuzaini Md Yusof, menyampaikan apresiasinya atas dukungan para pemangku kepentingan selama kegiatan eksplorasi berlangsung.
“Sejalan dengan upaya kami mendorong pertumbuhan hulu migas yang bertanggung jawab untuk mendukung sektor energi Indonesia.”
