Jaga Stok Domestik, Rusia Setop Ekspor Bensin Mulai April 2026

Kamila Meilina
30 Maret 2026, 10:39
rusia, ekspor, bensin
123rf.com/Supakit Poroon
Ilustrasi kilang minyak, BBM
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah Rusia berencana melarang ekspor bensin mulai 1 April 2026 guna memastikan kebutuhan energi domestik tetap terpenuhi. Kebijakan ini diambil di tengah lonjakan harga energi global yang dipicu konflik di Iran serta meningkatnya volatilitas pasar minyak dunia.

Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, telah menginstruksikan Kementerian Energi untuk menyiapkan rancangan regulasi yang melarang produsen dalam negeri mengekspor bensin. 

Dalam pernyataan resmi pemerintah, langkah ini disebut sebagai respons terhadap turbulensi pasar global minyak mentah dan produk turunannya yang dipicu krisis di kawasan Timur Tengah.

Lonjakan harga dan ketidakpastian pasokan energi global disebut semakin terasa seiring konflik AS - Iran yang memasuki bulan kedua. Penutupan Selat Hormuz juga menyebabkan distribusi minyak dan bahan bakar global menjadi lebih ketat dan harga energi meningkat.

Di sisi lain, permintaan global terhadap produk minyak Rusia tetap tinggi. Data Bloomberg menunjukkan ekspor bensin Rusia rata-rata mencapai sekitar 100.000 barel per hari,  relatif kecil dibandingkan volume perdagangan global. Namun tetap berpengaruh dalam kondisi pasar yang sensitif terhadap gangguan pasokan.

Industri minyak Rusia juga menghadapi gangguan produksi akibat serangan dari Ukraina. Sejak awal bulan, serangan drone telah menghentikan operasi dua fasilitas pengolahan minyak besar, yakni kilang Saratov milik Rosneft di wilayah Volga dan kilang Kirishi milik Surgutneftegas di dekat pesisir Baltik. Kedua fasilitas ini menyumbang hampir 10% kapasitas pengolahan minyak nasional Rusia.

Rusia juga beberapa kali menghentikan ekspor bensin menjelang periode permintaan domestik yang tinggi, terutama pada musim semi dan musim gugur ketika aktivitas pertanian meningkat. Larangan ekspor bensin terakhir bahkan baru dicabut pada Februari lalu sebelum akhirnya kembali direncanakan diberlakukan mulai April.



add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...