SKK Migas Setujui Rencana Pengembangan Lapangan Ronggolawe milik Pertamina
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah memberikan rencana pengembangan atau plan of development lapangan Ronggolawe kepada anak usaha pertamina, PT Saka Energi Indonesia (SAKA). Ronggolawe merupakan bagian dari wilayah kerja Pangkah, Jawa Timur yang akan berproduksi atau onstream pada akhir 2029.
“Persetujuan PoD ini dapat mengakselerasi pengembangan menjadi produksi, yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” kata Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA Fuji Koesumadewi dalam siaran pers, dikutip Jumat (12/6).
Target produksinya mencapai 5.126 barel minyak per hari (bph). Lapangan ini diperkirakan memiliki cadangan sebanyak 10 juta barel minyak.
Dalam rencana pengembangan Lapangan Ronggolawe yang telah disetujui, perusahaan akan melakukan pengeboran empat sumur pengembangan yang terhubung dengan fasilitas produksi eksisting melalui jaringan pipa bawah laut.
Pengembangan Lapangan Ronggolawe – PHE-7 merupakan langkah unitisasi antara wilayah kerja Pangkah dan West Madura Offshore (WMO) yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi WMO.
“Kami akan terus mengedepankan efisiensi dan efektivitas biaya, dengan tetap menjunjung tinggi aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan,” ujar Fuji.
