Pemerintah Larang Terbatas Impor Tepung Tapioka Imbas Jebloknya Harga Singkong

Ringkasan
- Pemerintah akan menerapkan larangan terbatas (lartas) impor tepung tapioka yang lonjakan volumenya pada 2024 menyebabkan anjloknya harga singkong petani.
- Lartas impor tepung tapioka akan diusulkan oleh Menteri Pertanian dan dibahas untuk penetapan aturannya oleh Menteri Perdagangan.
- Lartas impor tepung tapioka akan dibarengi dengan lartas impor gandum untuk melindungi produk petani lokal.

Pemerintah akan menerbitkan aturan larangan terbatas atau lartas impor tepung tapioka. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, lonjakan volume impor tepung tapioka tahun lalu dinilai menjadi penyebab harga singkong petani anjlok.
BPS mendata, volume impor tepung tapioka pada Januari-November 2024 mencetak rekor tertinggi sejak 2020 atau hingga 295.673 ton. Nilai tepung tapioka pada 11 bulan pertama tahun lalu mencapai US$ 160,2 juta. Dengan kata lain, tepung tapioka impor hanya dihargai US$ 54 sen atau Rp 8.748 per kg.
"Lartas impor tepung tapioka akan diusulkan Menteri Pertanian untuk dibahas aturan lartasnya oleh Menteri Perdagangan," kata Zulhas di kantornya, Jumat (31/1).
Zulhas mencatat, Kementerian Pertanian akan melayangkan surat usulan lartas impor tepung tapioka hari ini, Jumat (31/1). Menurutnya, hal ini penting agar pemerintah dapat mengendalikan volume impor tepung tapioka di dalam negeri.
Selain tepung tapioka, BPS mendata volume impor singkong pada 11 bulan pertama tahun lalu melonjak lebih dari sembilan kali lipat secara tahunan menjadi 5.548 ton. Nilai impor singkong pada Januari-November 2024 tumbuh lebih lambat atau sebesar 609,11% menjadi US$ 1,65 juta atau sekitar Rp 26,76 miliar. Harga singkong impor turun 23,68% secara tahunan menjadi US$ 29 sen atau Rp 4.824 per kilogram.
Mayoritas atau 90,26% singkong impor pada Januari-November 2024 datang dari Vietnam yang mencapai 5.008 ton. Capaian tersebut merupakan capaian tertinggi setidaknya selama lima tahun terakhir.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, usulan lartas impor tepung tapioka akan dibarengi dengan lartas impor gandum. Menurutnya, pengaturan impor kedua komoditas tersebut akan melindungi produk hasil petani lokal.
"Kami akan benar-benar menjaga agar produksi dalam negeri bagus dari sisi harga supaya petani semangat produksi. Itu tujuannya," kata Sudaryono.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya berjanji untuk menindak tegas importir singkong yang menyebabkan harga komoditas itu anjlok pada awal tahun ini. Menurutnya, lonjakan volume impor singkong menjadi salah satu sebab tekanan pada harga singkong di pasar domestik.
Ia mencatat para petani singkong di Lampung meminta pabrikan pengguna singkong mematuhi harga singkong yang disepakati antara petani dan pabrikan sebelumnya senilai Rp 1.400 per kg. Harga singkong yang disepakati petani dan pabrikan lokal lebih rendah 244,57% dari harga singkong impor.
Amran mengatakan, pihak yang menzalimi petani akan ditindak secara hukum selama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebab, menurutnya, Kepala Negara telah menginstruksikan untuk melindungi dan mensejahterakan petani dan rakyat kecil.
“Mengimpor produk pangan dari negara lain lebih dari produk dalam negeri, diragukan patriotismenya. Tandanya itu mereka lebih sayang petani luar,” katanya.