Diskon Listrik Ada Lagi pada 2026? Ini Kata Purbaya
Pemerintah pada tahun lalu memberikan insentif diskon listrik pada Januari-Februari 2025 sebesar 50%. Namun, stimulus untuk mendongkrak daya beli ini batal dilanjutkan pada periode Juni-Juli 2025.
Lalu untuk tahun ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum ada kepastian untuk menerapkan insentif serupa pada tahun ini. “Sampai sekarang belum ada usulan, nanti kita lihat seperti apa masukannya,” kata Purbaya dalam Media Briefing akhir tahun 2025 di Jakarta, dikutip Senin (5/1).
Meski begitu, Purbaya menilai insentif ini seharusnya tidak perlu diberikan lagi. Namun syaratnya jika kondisi ekonomi RI pada tahun ini bisa lebih positif, khususnya pada pantauan awal kuartal I 2025.
“Nanti anda doain saja saya kerjanya benar, sehingga ekonominya bagus,” ujar Purbaya.
Adapun diskon listrik 50% ini sebelumnya pernah dilakukan pada tahun lalu. Diskon yang diberikan pada awal 2025 itu diberikan kepada pelanggan rumah tangga PLN dengan daya 450 VA hingga 2,200 VA yang berlaku selama Januari-Februari 2025.
Diskon tarif ini dinikmati oleh 81,4 juta pelanggan rumah tangga PLN. Diantaranya: 24,6 juta pelanggan dengan daya listrik 450 VA, 38 juta pelanggan 900 VA, lalu 14,1 juta pelanggan 1.300 VA, dan 4,6 juta pelanggan 2.200 VA.
