Prabowo Instruksikan Harga Pangan Turun Jelang Ramadan

Kamila Meilina
13 Februari 2026, 09:20
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan paparan saat wawancara dengan Katadata.co.id di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan paparan saat wawancara dengan Katadata.co.id di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar harga pangan tidak hanya stabil, tetapi juga turun menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan arahan tersebut menjadi pendekatan baru pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat saat momentum hari besar keagamaan.

 “Kalau dulu menjelang Natal dan Lebaran kita jamin stabil, stok cukup. Sekarang Presiden ingin lebih. Harga tidak boleh naik, bahkan kalau bisa harus turun,” ujar Zulhas dalam sesi wawancara khusus dengan Pemimpin Redaksi Katadata.co.id, Yura Syahrul, di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (10/2). 

Menurut dia, kebijakan yang ditempuh pemerintah diarahkan tidak hanya pada pengamanan pasokan, tetapi juga intervensi untuk menekan harga. Salah satunya melalui pemberian diskon tiket transportasi menjelang Lebaran, yang disebut mencapai 20% hingga 50%.

Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng masing-masing 2 liter untuk kelompok masyarakat tertentu secara masif. Zulhas menyatakan operasi pasar murah juga digelar di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Pemerintah juga disebutnya mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, kementerian terkait lainnya, serta aparat kepolisian. Satgas ini bertugas mengawasi distribusi dan menindak praktik penimbunan atau permainan stok.

“Kalau ada yang menimbun atau bermain-main dengan stok, bisa langsung kita tangani,” kata Zulhas.

Stok Pangan Lebih dari Cukup 

Ia memastikan stok pangan nasional dalam kondisi lebih dari cukup. Berdasarkan pemantauan langsung ke sejumlah daerah, harga sejumlah komoditas bahkan tercatat lebih rendah dibanding periode sebelumnya.

Zulhas mencontohkan harga ayam di Makassar berada di kisaran Rp33.000 per kilogram, lebih rendah dari harga normal sekitar Rp36.000. Harga telur tercatat Rp27.500 per kilogram, sementara cabai di beberapa daerah dijual sekitar Rp20.000 per kilogram, atau lebih rendah dibandingkan sejumlah wilayah di Jawa yang sempat menyentuh Rp35.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Zulhas mengaku diminta Presiden lebih banyak turun ke lapangan. Dalam satu pekan kerja, ia menyebut tiga hari dihabiskan untuk memantau pasar, sawah, irigasi, distribusi beras, hingga pelaksanaan program makan bergizi gratis.

“Saya diminta cek langsung pasar dan stok. Tidak hanya rapat. Sampai hari ini stok beras dan pangan lainnya lebih dari cukup,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...