Kemnaker Mulai Program Magang Nasional 2026, Terima 46.160 Peserta

Kamila Meilina
11 Agustus 2026, 13:14
magang, program magang nasional, kemnaker
Katadata/Andi M Arief
Peserta Magang Nasional sedang mengikuti peluncuran Program Magang Nasional Gelombang I Tahap I di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (20/10).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional 2026 dengan menetapkan 46.160 lulusan perguruan tinggi sebagai peserta batch I angkatan kedua, dari total 732.483 pendaftar.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan, program pemagangan dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada lulusan perguruan tinggi sekaligus membantu perusahaan dan kementerian dan lembaga membentuk talenta muda sesuai kebutuhan dunia kerja.

"Dengan demikian, pada hari ini kita secara resmi memulai program pemagangan bagi 46.160 orang peserta magang," kata Darmawansyah di kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa (11/8). 

Proses Program Pemagangan Nasional 2026 dimulai dengan pendaftaran penyelenggara dan penyediaan lowongan magang. Dari tahapan itu, terdapat 3.672 penyelenggara yang berpartisipasi, terdiri atas 1.830 perusahaan dan 1.842 unit kerja kementerian dan lembaga.

Dari seluruh penyelenggara tersebut tersedia 28.455 posisi pemagangan dengan total 54.304 kuota peserta. Rinciannya, sebanyak 31.251 kuota tersedia di perusahaan dan 23.053 kuota berada di kementerian dan lembaga.

Program Magang Bagi Lulusan Perguruan Tinggi

Selanjutnya, pendaftaran dibuka bagi lulusan perguruan tinggi. Antusiasme pendaftar tercatat tinggi dengan 732.483 orang mendaftar dalam Program Pemagangan Nasional 2026, batch 1, angkatan kedua. 

Darmawansyah menyatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang berhasil ditempatkan, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan selama enam bulan masa pemagangan.

"Program ini tidak boleh berhenti pada penempatan peserta, tetapi harus menjadi jembatan yang nyata menuju pekerjaan dan karier yang lebih baik," ujarnya.

Kepada perusahaan dan kementerian maupun lembaga penyelenggara, Darmawansyah berharap program tersebut tidak hanya dipandang sebagai kontribusi sosial, tetapi juga sebagai investasi untuk membangun talent pipeline.

Selama enam bulan pemagangan, penyelenggara dapat melihat secara langsung kemampuan, karakter, etos kerja, dan potensi peserta. Ia berharap peserta terbaik nantinya mendapat kesempatan untuk melanjutkan karier dan direkrut sebagai karyawan tetap di perusahaan penyelenggara.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...