Proyek MRT Jakarta Sulap Transit Bundaran HI Jadi Pusat Gaya Hidup, Rampung 2027

Kamila Meilina
21 Agustus 2026, 16:03
Progres Proyek Extended Concourse Bundaran HI, Rabu (19/8)
Katadata/Kamila Meilina
Progres Proyek Extended Concourse Bundaran HI, Rabu (19/8)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT MRT Jakarta bersama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) mengembangkan extended concourse di Stasiun MRT Bundaran HI. Area bawah tanah ini tak hanya ditujukan untuk memperluas ruang transit, tetapi juga disiapkan menjadi ruang multifungsi yang dapat menampung aktivitas komersial dan gaya hidup.

Berdasarkan paparan PT MRT Jakarta, perjalanan pengguna MRT yang sebelumnya berakhir di area stasiun akan terasa berbeda. Extended concourse alias perpanjangan area stasiun ini akan berada persis di bawah anjungan Halte Transjakarta Bundaran HI. Dua akses baru, yang disebut Muara 1 dan Muara 2, disiapkan di sisi barat dan timur kawasan.

Extended course bundaran HI
Extended course bundaran HI (Dokumentasi ITJ)

Di sisi barat, akses akan mengarah ke kawasan Grand Hyatt dan Plaza Indonesia. Sementara di sisi timur terdapat koneksi menuju Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.

Dua akses lift juga disiapkan untuk memudahkan perpindahan pengguna. Salah satunya akan terhubung dengan area Halte Transjakarta sehingga penumpang dapat berpindah dari bus ke ruang bawah tanah tanpa harus memutar jauh.

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) Ferdiansyah Roestam mengatakan, extended concourse dirancang untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang sekaligus mengubah paradigma ruang transit menjadi kawasan yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

“Kata kuncinya adalah extended concourse dibangun sebagai ruang untuk mendukung peningkatan ridership (jumlah keterangkutan penumpang) dan visitor,” kata Ferdiansyah dalam paparannya, Rabu (19/8).

Menurut dia, pengembangan jaringan MRT ke fase berikutnya diproyeksikan meningkatkan jumlah penumpang di Stasiun Bundaran HI. Kondisi tersebut membuat perluasan ruang stasiun dibutuhkan, tidak hanya untuk kenyamanan tetapi juga faktor keselamatan.

Saat ini, kapasitas yang harus ditangani di satu stasiun sekitar 11.000 orang. Dengan tambahan sekitar 6.000 penumpang, jumlah tersebut dapat meningkat menjadi sekitar 17.000 orang.

“Transportasi massal selalu berhadapan dengan faktor keselamatan. Kalau terjadi sesuatu, bagaimana menangani,” ujarnya.

Proyek extended concourse merupakan pengembangan sirkulasi bawah tanah untuk mempersiapkan peningkatan layanan dan kenyamanan penumpang seiring proyeksi pertambahan penumpang setelah operasional MRT Fase 2 dan pengembangan jalur berikutnya. Perluasan juga diarahkan untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas hingga sekitar 6.000 penumpang per hari.

Selain faktor keselamatan, extended concourse ditujukan untuk mengurangi bottleneck dan meningkatkan fungsi ruang transit. Ferdiansyah mengatakan area tersebut nantinya dapat digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti makan, minum hingga mengisi daya perangkat elektronik.

“Mobilitas harus didukung, aktivitas ekonomi dibangun, dan ruang publik harus bisa dimultifungsikan, tidak hanya sebagai ruang transit atau perlewatan,” katanya.

Siapkan 24 Area Komersial

Untuk mendukung fungsi tersebut, extended concourse memiliki total area sekitar 4.439 meter persegi. Area itu bukan hanya berbentuk lorong panjang yang hanya dipenuhi orang berjalan, melainkan akan ada 24 area multifungsi di dalam extended concourse. Ruang-ruang tersebut dapat digunakan untuk ritel, F&B, layanan, gaya hidup hingga tenant partnership.

Di sinilah konsepnya mulai bergeser. Pengembangan ruang bawah tanah di Stasiun Bundaran HI tidak hanya berorientasi pada perpindahan penumpang. ITJ menargetkan area tersebut dapat menciptakan aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna MRT.

“Extended concourse harus bisa mengubah ruang transit jadi ruang multifungsi untuk melayani orang-orang yang bergerak,” ujar Ferdiansyah.

Pengembangan ini juga akan memperluas konektivitas Stasiun MRT Bundaran HI dengan kawasan di sekitarnya. Koneksi ke Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara melalui knockdown panel juga tengah disiapkan. 

Ferdiansyah mengatakan, pengembangan ini diharapkan menciptakan konektivitas baru sekaligus meningkatkan nilai kawasan Bundaran HI. “Tidak hanya meningkatkan mobilitas, tetapi juga menciptakan ruang publik yang nyaman dan menghidupkan aktivitas ekonomi kawasan,” kata dia.

Progres Konstruksi 21,46%, Target Rampung Tahun Depan

Dari sisi pembangunan, proyek extended concourse Bundaran HI telah mencapai realisasi 21,46% hingga Juli 2026, sedikit lebih tinggi dibandingkan target 21,07%. ITJ menargetkan progres konstruksi mencapai 24,80% pada Agustus 2026.

Pembangunan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada April-September 2026, yang mencakup pekerjaan pengalihan lalu lintas, pondasi tiang bor, pekerjaan tanah, pemancangan steel sheet pile (SSP), serta pemasangan strut dan waler.

Tahap kedua berlangsung pada Oktober 2026 hingga Mei 2027. Pekerjaan mencakup pengalihan lalu lintas, pekerjaan pondasi dan tanah, pemancangan SSP, pemasangan strut dan waler, penggalian hingga pembangunan struktur beton di sisi barat dan timur.

Pembangunan ditargetkan rampung pada Mei 2027 dan dapat diresmikan pada Juni 2027. Ferdi mengatakan pengembangan extended concourse ini menjadi bagian dari transformasi kawasan Bundaran HI melalui pendekatan transit oriented development (TOD). Pendekatan itu mendorong pergeseran fungsi kawasan dari sekadar titik perpindahan moda menjadi kawasan perkotaan yang mengintegrasikan mobilitas, aktivitas ekonomi, dan ruang publik dalam satu ekosistem.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...