Menko Airlangga Sebut Uruguai Tertarik Latih Peternak di RI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut Uruguai tertarik untuk melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi peternak Indonesia. Hal ini disampaikan Airlangga usai menerima kunjungan delegasi Uruguai pada Jumat (21/8).
Delagasi yang hadir, terdiri dari Wakil Menteri Luar Negeri Uruguai Valeria Csukasi bersama Wakil Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguai Matías Carámbula, Duta Besar Uruguai untuk Indonesia Cristina González serta perwakilan dari Institut Daging Nasional (INAC) dan Institut Susu Nasional (INALE) Uruguai.
Airlangga menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas peningkatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, dan ketahanan pangan.
“Indonesia dan Uruguai memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara,” kata Airlangga dalam ketarangannya, dikutip Senin (24/8).
Airlangga menggambarkan, nilai perdagangan Indonesia dan Uruguai pada 2025 mencapai sekitar US$ 112,5 juta. Angka ini melonjak hingga 70,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun realisasi investasi langsung (FDI) Uruguai di Indonesia pada kuartal pertama dan kedua 2026 tercatat mencapai sekitar USD 606 ribu.
Ia menyebut, Indonesia dan Uruguai sepakat untuk terus mendorong percepatan proses menuju perundingan Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA) untuk meningkatkan hubungan dagang kedua negara.
Airlangga mengatakan, kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama dalam konteks regional dan multilateral, termasuk dukungan Uruguai terhadap proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), serta penguatan kerja sama di lingkup OECD, mengingat Uruguai merupakan partner country OECD.
