BRI dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB 2026–2028, Perkuat Kolaborasi

Septiani Teberlina
Oleh Septiani Teberlina - Tim Publikasi Katadata
5 September 2026, 12:53
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (ketiga dari kiri) berfoto bersama Direktur Utama BRI Hery Gunardi (kedua dari kiri) dan Ketua Umum Serikat Pekerja BRI Satrio Arief Pambudi (ketiga dari kanan) usai penandatanganan PKB BRI periode 2026–2028 di Jakarta, R
Dok. BRI
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (ketiga dari kiri) berfoto bersama Direktur Utama BRI Hery Gunardi (kedua dari kiri) dan Ketua Umum Serikat Pekerja BRI Satrio Arief Pambudi (ketiga dari kanan) usai penandatanganan PKB BRI periode 2026–2028 di Jakarta, Rabu (19/8).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memperkuat komitmennya dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 bersama Serikat Pekerja BRI. Penandatanganan berlangsung di Menara BRILiaN BRI, Jakarta, Rabu (19/8), dan disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli.

PKB periode 2026 - 2028 ditandatangani oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi bersama Ketua Umum Serikat Pekerja BRI Satrio Arief Pambudi. Kesepakatan ini menjadi landasan bersama bagi Manajemen dan Pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, memperkuat kolaborasi, serta mendukung keberlanjutan transformasi dan pertumbuhan BRI.

Hery mengatakan bahwa Serikat Pekerja merupakan mitra strategis Manajemen dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis sekaligus mendukung agenda transformasi Perusahaan. Menurutnya, PKB menjadi salah satu fondasi penting dalam menyelaraskan kepentingan Perusahaan dan Pekerja.

“Hubungan industrial yang sehat dan harmonis menjadi bagian penting dari transformasi BRI. Melalui PKB ini, kita ingin memastikan peningkatan kinerja dan daya saing perusahaan berjalan seiring dengan pengembangan, pelindungan, dan kesejahteraan seluruh Insan BRILiaN,” ujar Hery.

Hery menambahkan, Manajemen dan Serikat Pekerja memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan BRI terus tumbuh secara sehat, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus menciptakan kesempatan serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh Insan BRILiaN. Untuk itu, implementasi PKB membutuhkan kolaborasi, rasa saling percaya, dan komitmen seluruh insan BRI.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli menyampaikan bahwa hubungan industrial yang harmonis merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

“Hubungan industrial yang harmonis salah satunya tercermin dari komitmen terhadap PKB. Serikat Pekerja senantiasa menjadi mitra strategis Perusahaan dalam jangka panjang sehingga tercapai hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan,” kata Yassierli.

Penandatanganan PKB BRI periode 2026–2028 menjadi wujud komitmen bersama antara Manajemen dan Pekerja untuk terus memperkuat hubungan industrial sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan Perusahaan. Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, BRI optimistis seluruh Insan BRILiaN dapat terus beradaptasi, meningkatkan kapabilitas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Perusahaan, masyarakat, dan negara.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...