Survei KIC: Pameran Otomotif Jadi Ajang Konsumen Memilih Sebelum Beli Mobil
Kemudahan mengakses informasi kendaraan secara digital tidak menghilangkan peran pameran otomotif dalam proses pembelian mobil. Mayoritas konsumen kelas menengah dan menengah atas menjadikan pameran sebagai ruang validasi sebelum menjatuhkan pilihan.
Survei Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan 99,4% responden menilai pameran penting dalam membantu pengambilan keputusan, terutama untuk melihat dan merasakan kendaraan secara langsung.
Peneliti Katadata Insight Center Kholis Dana mengatakan, kebutuhan untuk merasakan produk secara langsung tetap muncul meskipun informasi mengenai kendaraan semakin mudah diperoleh secara digital.
“Di tengah semakin banyaknya informasi yang tersedia secara digital, konsumen ternyata masih membutuhkan pengalaman langsung sebelum benar-benar yakin dengan pilihannya,” kata Kholis.
Pameran juga menjadi bagian dari proses penyaringan pilihan. Sebanyak 8 dari 10 responden berniat mengunjungi pameran untuk mempersempit pilihan dan melakukan eliminasi terhadap merek yang sebelumnya masuk dalam pertimbangan.
Menurut dia, pengalaman di pameran memungkinkan konsumen memvalidasi berbagai aspek kendaraan, mulai dari desain, detail kendaraan, kenyamanan interior hingga pengalaman berkendara melalui test drive.
Dengan demikian, pameran menjadi salah satu tahapan ketika konsumen mengubah informasi yang sebelumnya diperoleh secara digital menjadi pengalaman langsung sebelum mengambil keputusan.
Ada sejumlah aktivitas yang membuat pameran tetap relevan bagi calon pembeli. Berdasarkan survei KIC, 74,2% responden menyebut test drive sebagai aktivitas yang dicari ketika mengunjungi pameran otomotif. Aktivitas ini memungkinkan konsumen merasakan langsung pengalaman berkendara yang tidak dapat sepenuhnya diperoleh dari spesifikasi teknis atau ulasan di internet.
Selain test drive, sebanyak 70,6% responden mencari penjelasan produk secara mendalam dari tenaga penjual. Interaksi langsung tersebut memberi kesempatan bagi konsumen untuk menanyakan berbagai hal mengenai kendaraan sesuai kebutuhan mereka.
Pameran juga memberi kesempatan bagi konsumen untuk melakukan perbandingan secara langsung. Sebanyak 50,9% responden ingin membandingkan kendaraan dari berbagai merek dalam satu lokasi.
Sementara itu, 49,1% responden ingin melihat detail desain dan ukuran kendaraan secara langsung, sedangkan 48,5% ingin merasakan kenyamanan interior.
Kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa keputusan pembelian mobil tidak hanya ditentukan oleh informasi mengenai spesifikasi dan harga. Dimensi fisik kendaraan, kenyamanan, pengalaman berkendara, serta kecocokan dengan kebutuhan pengguna juga menjadi bagian dari proses evaluasi.
Interaksi langsung di pameran kemudian dapat mempersempit pilihan konsumen. Survei KIC menunjukkan 74,8% responden menjadi semakin yakin terhadap mobil yang dipilih setelah mengunjungi pameran. Bahkan, 33,7% responden merasa sangat yakin dan siap melakukan komitmen pembelian.
Namun, pengalaman di pameran juga tidak selalu berujung pada keputusan membeli merek yang sebelumnya sudah masuk daftar pilihan. Sebanyak 25,2% responden justru mengeliminasi merek awal dan beralih mempertimbangkan merek lain setelah melihat atau mencoba kendaraan secara langsung.
