Pertamina dalam Proses Perpanjang Naming Rights MotoGP Mandalika Tahun Depan

Reza Pahlevi
10 Oktober 2026, 20:30
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menjawab pertanyaan saat sesi konferensi pers menjelang MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026). Ajang balapan MotoGP 2026 seri ke-17
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menjawab pertanyaan saat sesi konferensi pers menjelang MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026). Ajang balapan MotoGP 2026 seri ke-17 di Sirkuit Mandalika dengan nama resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Pertamina (Persero) berencana tetap memiliki hak penamaan atau naming rights ajang MotoGP di Mandalika untuk tahun selanjutnya. Saat ini, perusahaan minyak dan gas BUMN tersebut masih dalam proses perpanjangan haknya.

Rencana ini diungkapkan VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron dalam konferensi pers Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, Sabtu (10/10).

"Saat ini untuk naming rights even MotoGP sedang dalam proses kami, dan insya Allah tahun depan masih berlanjut," kata Baron.

Hak penamaan Pertamina meliputi ajangnya dengan nama Pertamina Grand Prix of Indonesia serta sirkuitnya yang disebut Pertamina Mandalika International Circuit. Menurut Baron, penamaan ini menjadi bagian dari pengenalan merek perusahaan di pasar global.

"Kita berharap dampaknya adalah bagaimana branding Pertamina sebagai industri energi nasional bisa menjadi branding global," ujarnya.

Selain menjadi sponsor even MotoGP, Pertamina juga mensponsori tim VR46 lewat anak usaha pelumas Pertamina Lubricants. Kontrak sponsor tim ini juga habis pada 2026.

Mandalika Berpeluang Tetap di Kalender MotoGP hingga 2031

Sebelumnya, Dorna Sports sebagai promotor MotoGP menyatakan komitmennya untuk tetap menggelar ajang balap motor dunia tersebut di Indonesia setidaknya hingga 2031.

Rencana itu disampaikan Wakil CEO Dorna Sports, Carlos Ezpeleta, saat memberikan keterangan di Sirkuit Mandalika, Kamis (8/10/2026). Menurut dia, Indonesia memiliki posisi penting dalam pengembangan MotoGP, baik dari sisi pasar maupun tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga balap motor.

Ezpeleta menjelaskan, kerja sama penyelenggaraan MotoGP di Indonesia menggunakan skema kontrak lima tahun ditambah opsi perpanjangan lima tahun atau 5+5. Dengan skema tersebut, Dorna berencana mempertahankan kehadiran MotoGP di Indonesia hingga 2031.

“Kami berencana untuk berada di sini setidaknya hingga tahun 2031,” kata Ezpeleta dikutip dari keterangan resmi.
Meski demikian, kelanjutan penyelenggaraan MotoGP Mandalika masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut, terutama menyangkut biaya penyelenggaraan atau hosting fee.
Sebelumnya, Dorna Sports telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Indonesia, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), serta InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Sirkuit Mandalika.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...