Trump Ogah Berbaikan dan Ancam Serius Elon Musk Bila Dukung Lawan Politik

Yuliawati
Oleh Yuliawati
9 Juni 2025, 07:26
President Donald Trump dan Elon Musk , berdiri di samping Tesla Cybertruck di Gedung Putih, Washington, DC, 11 Maret 2025.
Molly Riley/White House Photo/Alamy Live News
President Donald Trump dan Elon Musk , berdiri di samping Tesla Cybertruck di Gedung Putih, Washington, DC, 11 Maret 2025.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Donald Trump enggan memperbaiki hubungannya dengan CEO Tesla Elon Musk. Dia juga mengancam bila Elon Musk berbalik badan mendukung Demokrat yang merupakan lawan politik Trump.

Perselisihan antara Trump dan Musk menjadi sorotan dunia sejak awal pekan lalu. Trump mengatakan tidak memiliki keinginan untuk memperbaiki hubungannya dengan Musk.

“Tidak,” kata Trump dalam wawancara dengan NBC News, dikutip Senin (9/6).

Trump pun menganggap hubungannya dengan CEO Tesla dan SpaceX telah berakhir. “Saya kira begitu, ya.”

Trump mengatakan dia tidak berencana untuk berbicara dengan Musk dalam waktu dekat. “Saya terlalu sibuk dengan hal-hal lain,” katanya. “Saya tidak berniat untuk berbicara dengannya.”

Trump dan Musk saling mengancam dan menyerang di X dan Truth Social awal pekan lalu. Trump menuduh Musk “tidak menghormati jabatan Presiden.”

“Saya pikir itu hal yang sangat buruk, karena dia sangat tidak menghormati. Anda tidak boleh tidak menghormati jabatan Presiden,” kata dia.

Musk menyerang Trump dengan serangkaian posting di X, termasuk menyoroti hubungan masa lalu antara Presiden AS itu dan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang telah meninggal. Belakangan postingan itu dihapus Elon.

Trump menjelaskan tudingan terkait kejahatan seksual tersebut merupakan isu lama yang sudah dia bantah. “Bahkan pengacara Epstein mengatakan saya tidak ada hubungannya dengan itu. Itu berita lama,” kata Trump.

Donald Trump Ancam Bila Elon Musk Dukung Demokrat

Trump memberikan ancaman serius bila Elon Musk memberikan dukungan kepada Demokrat yang sedang mempersoalkan RUU Pengeluaran yang yang disetujui DPR bulan lalu.

Dia mengatakan akan ada “konsekuensi serius” jika Elon Musk mendukung Demokrat dalam melawan Republik yang mendukung RUU yang disebut "big and beautiful" itu.

“Jika dia melakukannya, dia harus menanggung konsekuensinya,” kata Trump dalam wawancara telepon dengan NBC News. Namun, Trump menolak untuk mengungkapkan apa konsekuensi tersebut.

“Dia harus menanggung konsekuensi yang sangat serius jika dia melakukannya,” kata dia.

Musk sebelumnya menyebut RUU yang akan meningkatkan defisit federal dan sebagai "kekejian yang menjijikkan."

Trump menanggapi kritik Musk, mengatakan kepada wartawan, “Saya sangat kecewa karena Elon tahu seluk-beluk rancangan undang-undang ini. Saya sangat kecewa dengan Elon. Saya sudah banyak membantu Elon.”

Tak lama setelah komentar tersebut, Musk meluncurkan serangkaian posting, termasuk sebuah posting yang kini dihapus yang menyerukan pemakzulan Trump. CEO Tesla itu juga mengatakan agenda tarif presiden akan menyebabkan resesi pada akhir tahun ini.

Elon Musk memberikan dukungan finansial besar-besaran untuk kampanye presiden Trump pada 2024, menghabiskan lebih dari seperempat miliar dolar untuk mendukungnya di negara bagian swing tahun lalu. Pada awal pemerintahan, Trump menunjuk Musk sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintah atau DOGE, dengan tugas mengawasi pemecatan massal pegawai federal dan penutupan beberapa lembaga.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...