Serba-serbi Bunker di Israel, Tempat Bersembunyi saat Serangan Rudal Iran

Muhamad Fajar Riyandanu
20 Juni 2025, 18:36
israel, iran, bunker, netanyahu
ANTARA/Anadolu/py
Serangan Rudal Iran ke Israel
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, melangsungkan rapat kabinet di bunker bawah tanah pada Sabtu, 14 Juni malam. Pertemuan rahasia itu bertujuan untuk membahas konfrontasi dengan Iran yang makin meruncing sejak 13 Juni lalu.

Melansir pemberitaan Anadolu yang mengutip saluran televisi utama di Israel, Channel 13, melaporkan sejumlah menteri dan anggota pimpinan politik Israel tidur di lokasi bawah tanah sejak Jumat (13/6). Mereka membahas soal langkah antisipasi kemungkinan serangan rudal Iran.

Pada Jumat pekan lalu, Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran, termasuk Natanz, kawasan permukiman dan militer di Teheran, serta fasilitas nuklir lainnya. Serangan itu langsung dibalas oleh Iran pada malam hari yang sama dengan mengerahkan lebih dari 100 pesawat nirawak atau drone.

Fungsi Bunker

uga mengatur pengadaan bunker-bunker untuk melindungi warga sipil dari serangan rudal dan peluru kendali dari pihak asing, terutama yang diluncurkan dari Gaza, Lebanon, dan Iran.

Pemerintah Israel juga mengatur mekanisme evakuasi cepat melalui bunyi sirene peringatan saat momen krusial tertentu. Sirene-sirene ini menjadi tanda bagi para warga sipil untuk segera berlindung di bunker.

Israel mewajibkan setiap bangunan yang berdiri di wilayahnya untuk menyediakan bunker sebagai tempat perlindungan bagi warga sipil. Hampir seluruh kota besar seperti Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem memiliki jaringan bunker publik yang tersebar luas.

Sebanyak 75% warga Israel punya akses ke bunker dalam jarak berjalan kaki dari tempat tinggalnya. Warga dapat mencapai bunker atau ruang perlindungan terdekat dalam waktu antara 15 hingga 90 detik.

Israel pertama kali mewajibkan pembangunan bunker untuk warga sipil berdasarkan Undang-Undang Pertahanan Sipil tahun 1951. Aturan tersebut mengharuskan bangunan perumahan dan industri menyertakan area aman guna melindungi warga dari gempuran militer hingga serangan senjata kimia dan biologi.

Berikut uraian jenis-jenis bunker di Israel:

Bunker pribadi (Merkhav Mamad):

Pemerintah Israel mewajibkan semua bangunan baru di Israel menyediakan perlindungan pribadi di dalam rumah atau apartemen sejak 1992. Israel juga mengatur spesifikasi teknis tertentu, seperti kerangka beton bertulang untuk dinding dan langit-langit, lantai setebal 20–30 cm, dan pintu serta jendela baja kedap udara. Fasilitas perlidungan itu diklaim dapat menahan dampak serangan proyektil dan senjata kimia.

Bunker Umum (Merkhav Tziburi)

Melansir ynetnews.com, fasilitas perlindungan publik ini berada di bawah tanah sekolah, rumah sakit, dan kantor-kantor. Bunker dengan kapasitas ratusan orang ini disebut dapat menahan ledakan ledakan dan serpihan rudal.

Satuan khusus militer yang bertanggung jawab atas perlindungan warga sipil atau Home Front Command (HFC) menganggap bahwa tempat penampungan ini merupakan solusi terbaik bagi warga Israel.

“Sejak dimulainya perang, tidak ada seorang pun yang terluka parah atau terbunuh di salah satu tempat penampungan ini,” kata seorang sumber yang berafiliasi dengan HFC.

Bunker Militer (Miklat Tzva’i)

Mengutip pemberitaan The Times of Israel pada 4 Agustus 2024 lalu, bunker militer Israel dilengkapi dengan sistem ventilasi, komunikasi, dan teknologi pertahanan mutakhir.

Bungker militer strategis umumnya dibangun di bawah tanah atau bukit, salah satunya yakni fasilitas komando Tel Aviv (Fortress of Zion) dan bunker komando nasional di dekat Yerusalem.

Konstruksi bangunan bunker militer terbuat dari beton bertulang paling tebal dan baja. Fasilitas pertahanan ini diklaim sanggup menahan serangan rudal dan bom penembus beton.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...