Iran dan AS saling melancarkan serangan yang semakin intensif dalam eskalasi selama seminggu yang sebagian besar telah menggagalkan gencatan senjata bulan lalu.
Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke Qatar, Bahrain, Kuwait, Oman, Yordania, dan UEA pada Minggu (12/7). Serangan kali ini memperluas operasi militer Teheran di Teluk.
Washington menegaskan jalur diplomasi tetap terbuka dan negosiasi dengan Teheran akan terus dilanjutkan melalui pihak mediator meski gencatan senjata antara AS dan Iran berakhir.
Penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran memperingatkan pada Kamis (9/7), bahwa "musuh agresor dan kaki tangannya" akan "dihukum berat" menyusul gelombang serangan baru AS.
Bambang Pacul mengkritik pengutusan Ketua MPR ke Iran, menilai langkah itu tidak sesuai prosedur karena diperintahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.