Iran tetap akan berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026 meski situasi geopolitik masih memanas. Namun, negara tersebut meminta adanya jaminan dari pihak tuan rumah.
Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran ke AS jika ada agresi terhadap tanker minyak atau kapal komersial Iran.
Iran mengerahkan "armada nyamuk" yang terdiri dari ratusan kapal cepat dan kapal selam mini untuk memperkuat kendali dan pertahanan di kawasan vital Selat Hormuz.
Iran mengklaim telah menangkap sebuah kapal tanker minyak dalam sebuah "operasi khusus" di Teluk Oman, sementara militer AS telah melumpuhkan dua kapal tanker yang akan masuk Pelabuhan Iran.
Serangan Militer AS dan Uni Emirat Arab membalas Iran di Pulau Qeshm setelah kapal perang AS diserang, dalam operasi bela diri yang diklaim Washington.
Angkatan bersenjata Iran meluncurkan serangan rudal terhadap pasukan AS untuk membalas serangan negeri Paman Sam tersebut terhadap sebuah kapal tanker, Kamis (8/5).
Donald Trump memprediksi perang dengan Iran akan segera berakhir setelah pembicaraan proposal perdamaian, meski isu nuklir dan Selat Hormuz masih jadi kendala.
Amerika Serikat dan Iran dilaporkan semakin dekat pada kesepakatan untuk mengakhiri perang, didorong umpan balik positif dari mediator Pakistan, meski masih ada skeptisisme.
Harga minyak Brent turun 0,6% menjadi US$ 113,74 per barel, sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 1,5% menjadi US$ 104,85 per barel.
Kapal tanker Iran berhasil menghindari Angkatan Laut AS dan dilaporkan sedang berada di perairan Indonesia menurut laporan intelijen maritim TankerTrackers.com.