Sebuah kapal dilaporkan terkena serangan di Selat Hormuz pada Minggu (13/9). Insiden itu menambah kekhawatiran terhadap ancaman yang berkaitan dengan Iran terhadap pasokan energi global.
Harga minyak dunia melonjak mendekati US$ 100 per barel setelah serangan AS ke kapal tanker Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi melalui Selat Hormuz.
Harga Minyak mencapai US$ 97 per barel di tengah proses kesepakatan pengaturan Selat Hormuz antara Iran dan Oman, jalur vital untuk seperlima pasokan minyak global.
Harga Minyak dunia naik menyusul serangan AS ke kapal tanker Iran dan pengumuman zona terbatas baru di Selat Hormuz, yang memperdalam kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Harga minyak naik dalam tiga sesi berturut-turut setelah eskalasi perang antara AS dan Iran di Timur Tengah. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran gangguan lebih lama terhadap arus energi
Harga Minyak dunia naik menyusul eskalasi konflik AS dan Iran di Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global dalam jangka panjang.
Harga minyak telah naik lebih dari 45% sepanjang tahun ini. Hal ini terjadi setelah konflik enam bulan yang dilancarkan AS dan Israel pada akhir Februari menghambat pengiriman minyak dari Teluk Persia
Harga minyak acuan dunia turun dalam tiga hari berturut-turut, di tengah perundingan Iran dan Oman yang membahas rencana untuk kembali membuka jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.