Trump Sebut Gencatan Senjata Israel – Hamas di Gaza Tercapai Minggu Depan

Desy Setyowati
28 Juni 2025, 13:48
trump, gaza, palestina,
REUTERS/Carlo Allegri
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersumpah AS akan mengambil alih Jalur Gaza yang hancur akibat perang setelah warga Palestina dimukimkan di tempat lain, pada Selasa (4/2).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat waktu setempat (27/6), bahwa ia yakin ada kemungkinan gencatan senjata antara Israel – Hamas di Gaza, Palestina tercapai dalam waktu seminggu.

Hal itu ia sampaikan dalam acara di Ruang Oval untuk merayakan kesepakatan Kongo -Rwanda. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa dia baru saja berbicara dengan beberapa orang yang terlibat dalam upaya mencapai gencatan senjata antara Israel dan Hamas di daerah kantong Palestina tersebut.

Trump menyampaikan, Hamas bersedia membebaskan sandera yang tersisa di Gaza berdasarkan kesepakatan apa pun untuk mengakhiri perang. Sementara itu, Israel mengatakan perang hanya dapat berakhir jika Hamas dilucuti dan dibubarkan.

"Saya kira sudah dekat. Saya baru saja berbicara dengan beberapa orang yang terlibat," kata Trump dikutip dari Reuters, Sabtu (28/6). "Kami kira dalam minggu depan kita akan mencapai gencatan senjata."

Ia tidak mengatakan dengan siapa ia berbicara, tetapi dia menyampaikan kepada wartawan bahwa dirinya hampir setiap hari berhubungan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama konflik Israel - Iran.

Perang di Gaza Palestina dimulai ketika Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023. Korban jiwa disebut mencapai 1.200 orang dan 251 orang disandera.

Setelah itu, Israel terus-menerus menyerang Gaza, Palestina. Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan serangan militer Israel menewaskan lebih dari 56 ribu warga Palestina. Serangan juga menyebabkan krisis kelaparan dan seluruh penduduk Gaza mengungsi.

Berbeda dengan Kementerian Kesehatan, surat kabar harian Haaretz menyebutkan hampir 100 ribu warga Palestina tewas akibat perang Genosida Israel di Gaza. Jumlah ini setara dengan sekitar 4% dari total populasi wilayah kantong Palestina tersebut.

Prediksi mengejutkan Trump tentang kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dalam beberapa hari mendatang muncul pada saat hanya ada sedikit tanda-tanda bahwa pihak yang bertikai siap memulai kembali bernegosiasi serius atau beranjak dari posisi yang sudah mengakar.

Juru bicara kantor utusan khusus AS Steve Witkoff mengatakan mereka tidak memiliki informasi untuk dibagikan selain komentar Trump.

Witkoff membantu para ajudan mantan Presiden Joe Biden menengahi gencatan senjata dan perjanjian pembebasan sandera sesaat sebelum Trump menjabat pada Januari, tetapi kesepakatan itu segera dibatalkan.

Kedutaan Besar Israel di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer berencana mengunjungi Washington mulai Senin (30/6), untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat pemerintahan Trump tentang Gaza, Iran dan kemungkinan kunjungan Netanyahu ke Gedung Putih, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

PM Israel Netanyahu mengatakan pada Kamis (26/6) bahwa hasil perang dengan Iran menghadirkan peluang perdamaian yang tidak boleh disia-siakan oleh negaranya.

"Kemenangan ini menghadirkan peluang untuk perluasan perjanjian perdamaian yang dramatis. Kami mengerjakan ini dengan penuh semangat," kata Netanyahu dalam pernyataan pers.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...