Prabowo Kirim Surat Duka ke Iran Jelang Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Presiden Prabowo Subianto mengirimkan surat duka cita sebagai pernyataan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran. Surat diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan surat resmi yang ditulis Presiden Prabowo itu ditujukan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Surat diberikan menjelang pemakaman Ali Khamenei dalam waktu dekat di Mashhad yang merupakan kota suci dan kota terbesar kedua di Iran.
"Presiden Prabowo Subianto menulis surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026," kata dia dikonfirmasi di Jakarta, Kamis dini hari (5/4).
Dalam unggahan foto di akun resmi @sekretariat.kabinet, Teddy membagikan foto Menlu yang sedang berjabat tangan dan berbincang dengan Dubes Iran. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono dan Dubes Boroujerdi membahas terkait eskalasi situasi di Timur Tengah akibat serangan AS dan Israel ke Iran yang memicu serangan balasan Teheran ke sejumlah lokasi di Teluk Persia.
Dalam kesempatan yang sama, Sugiono juga menekankan pentingnya sikap menghormati hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sugiono juga mendesak langkah diplomasi demi meredakan eskalasi yang terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Ali Khamenei segera dimakamkan setelah gugur dalam serangan sepihak dari militer AS dan Israel terhadap Iran. Pemerintah Iran memutuskan Ali Khamenei akan dimakamkan di Masshad, kota yang sama tempat ayahnya dimakamkan.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Televisi Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.
Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Eskalasi di kawasan itu terjadi di tengah berlangsungnya perundingan nuklir di Jenewa antara AS dan Iran yang dimediasi Oman.
Merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, Pemerintah Indonesia menyerukan penghentian segera terhadap permusuhan tersebut serta menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna menciptakan kembali kondisi kawasan yang kondusif.
Dalam pernyataan Kemlu RI pada Selasa (3/3), Sugiono menyebut telah melakukan komunikasi via telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi untuk membahas eskalasi situasi di Timur Tengah, serta mengungkapkan keinginan Pemerintah Indonesia memfasilitasi dialog dan mediasi antara pihak berkonflik.
