Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke Qatar, Bahrain, Kuwait, Oman, Yordania, dan UEA pada Minggu (12/7). Serangan kali ini memperluas operasi militer Teheran di Teluk.
Teheran pada Minggu (12/7) ini mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan. Sementara AS menyatakan melancarkan serangan baru ke Iran.
Harga minyak Brent naik 0,4% menjadi US$ 72,31 per barel pada pukul 08.58 waktu Singapura. Sementara minyak West Texas Intermediate menguat 0,5% menjadi US$ 68,87 per barel.
Harga minyak Brent naik 0,7% menjadi US$ 73,45 per barel pada pukul 08.14 waktu Singapura, Rabu (1/7). Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate naik 0,9% menjadi US$ 70,11 per barel.
Sebuah kapal tanker dilaporkan menjadi sasaran serangan di Selat Hormuz pada Sabtu (27/6) waktu setempat, menyiratkan meningkatnya kembali ketegangan antara AS dan Iran di kawasan.
AS dan Iran kembali terlibat dalam aksi saling serang pada Sabtu (2/6), meningkatkan ketegangan di kawasan dan mengancam keberlangsungan perundingan terkait keamanan di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia bergerak stabil setelah turun lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. Kondisi ini berlangsung seiring dengan kemajuan pembahasan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Amerika Serikat dan Iran mencapai kemajuan dalam Perjanjian Damai AS Iran di Swiss, menyepakati finalisasi dalam 60 hari termasuk mekanisme hentikan serangan di Lebanon.
Dalam kesepakatan damai terbaru itu, AS berjanji akan mengakhiri semua sanksi terhadap Republik Islam Iran, termasuk sanksi Resolusi Dewan Keamanan PBB.