Xi Jinping Sebut Amerika Serikat Alami Kemunduran, Trump Salahkan Joe Biden

Ira Guslina Sufa
15 Mei 2026, 09:43
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping
Reuters
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons pernyataan Presiden Cina Xi Jinping yang menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang mengalami kemunduran atau “declining nation”. Trump mengamini pernyataan Xi, namun menyebut kemunduran itu terjadi pada era pemerintahan Joe Biden.

Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengatakan Xi “100% benar” ketika menyebut AS mengalami kemunduran pada era Biden.

“Ketika Presiden Xi dengan sangat elegan menyebut Amerika Serikat mungkin sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran, ia merujuk pada kerusakan besar yang kami alami selama empat tahun pemerintahan Sleepy Joe Biden dan Administrasi Biden, dan dalam hal itu, ia 100% benar,” tulis Trump dalam unggahannya seperti dikutip Jumat (15/5).

Trump kemudian menyalahkan pemerintahan Biden atas berbagai persoalan domestik mulai dari perbatasan terbuka, pajak tinggi, kriminalitas, hingga kebijakan keberagaman atau DEI. Ia juga membantah bahwa Xi sedang menyinggung kondisi AS di bawah kepemimpinannya. 

Trump justru mengklaim Amerika mengalami kebangkitan besar dalam 16 bulan terakhir pemerintahannya. Dalam unggahan yang sama, Trump mengklaim AS saat ini memiliki pasar saham tertinggi sepanjang masa, investasi asing mencapai US$ 18 triliun, hingga pasar tenaga kerja terbaik dalam sejarah.

Ia juga mengatakan Xi memuji sejumlah pencapaiannya dalam waktu singkat. “Bahkan, Presiden Xi memberi selamat kepada saya atas begitu banyak pencapaian luar biasa dalam waktu yang sangat singkat,” ujarnya.

Trump menyatakan dua tahun lalu AS memang berada dalam fase kemunduran. Namun menurut dia, kondisi itu telah berubah. 

“Dalam hal itu, saya sepenuhnya setuju dengan Presiden Xi. Namun sekarang, Amerika Serikat adalah negara paling bergairah di dunia, dan semoga hubungan kami dengan Cina akan semakin kuat dan lebih baik dari sebelumnya,” tulis Trump.

Trump saat ini tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Cina pada 13–15 Mei. Pembicaraan Trump dengan Xi berlangsung pada Kamis, ketika pemimpin Cina itu turut mengangkat isu penjualan senjata Amerika Serikat ke Taiwan. Pada Jumat, kedua pemimpin dijadwalkan menggelar jamuan makan siang kerja (working lunch).

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...