Hadapi Debat Ketiga, Sandiaga Dapat Masukan dari Sejumlah Tokoh

Dimas Jarot Bayu
27 Februari 2019, 16:56
Sandiaga Uno
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendapatkan masukan dari sejumlah pakar untuk menghadapi debat ketiga dalam Pilpres 2019.

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menghimpun masukan dari sejumlah tokoh untuk persiapan debat ketiga Pilpres 2019. Mereka adalah pakar yang menguasai tema-tema yang akan dibahas dalam debat ketiga, yakni pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, sosial, dan budaya.

"Kami selalu bertemu, minta pendapat untuk debat ketiga. Saya baru mendapat masukan dari beberapa tokoh," kata Sandiaga di Jakarta, Rabu (27/2).

Sandiaga mencontohkan, dirinya baru saja mendapatkan masukan dari Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia, Sri Edi Swasono. Ia mendapat masukan dari Edi terkait dengan masalah pendidikan.

Edi juga memberikan masukan untuk mendorong gerakan koperasi di Indonesia. Dia pun memberikan masukan mengenai persoalan lapangan kerja di Indonesia.

Selain Edi, Sandiaga juga mendapat masukan dari Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta. Dari Meutia, Sandiaga mendapat masukan untuk pemberdayaan perempuan.

"Bu Meutia sampaikan, perempuan itu adalah tonggak dari kekuatan bangsa. Kalau perempuan kuat, keluarga kuat. Kalau keluarga kuat, masyarakat kuat, bangsa kuat," kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga juga mendapatkan masukan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Sandiaga, Anies memberi masukan dalam kapasitasnya sebagai pakar pendidikan. Diketahui Anies adalah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta mantan rektor Universitas Paramadina.

(Baca: Hadapi Ma'ruf, Sandiaga Akan Gunakan Data dan Tidak Menyerang)

Masukan Semakin Banyak

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga, Sudirman Said menambahkan, ada beberapa pakar dari perguruan tinggi negeri yang juga memberikan masukan untuk debat ketiga. Jumlah pakar yang memberi masukan saat ini semakin banyak.

Menurut Sudirman, ini lantaran efek dari performa Prabowo-Sandiaga di beberapa debat sebelumnya. Sudirman mengklaim mereka ingin memberi masukan karena melihat performa Prabowo-Sandiaga yang cukup baik pada debat pertama dan kedua. "Kemarin debat kedua kan itu ada sekitar 35 (pakar). Mungkin nanti akan lebih karena ini juga topiknya lumayan luas," kata Sudirman.

Sebelumnya, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Pipin Sopian mengatakan, Sandiaga akan memilih menggunakan pemaparan lewat data dan tidak akan menyerang ketika menghadapi Ma'ruf Amin di debat ketiga.

"Beliau akan menyampaikan data-data yang valid," kata Pipin di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jakarta, Senin (25/2). Sandi juga akan menyiapkan jawaban dengan ayat-ayat Al-Qur'an jika diperlukan. Langkah Sandi untuk mengimbangi Ma'ruf yang berencana mengutip ayat-ayat tersebut dalam debat ketiga.

(Baca: Timses Jokowi Peringatkan Kubu Prabowo Agar Tak Remehkan Ma'ruf)

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Dimas Jarot Bayu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...