Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Ikut Festival Film Tanzania
Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak telah ditayangkan di bioskop Indonesia pada November 2017 lalu. Namun, apresiasi terhadap film garapan Mouly Surya ini belum juga padam.
Yang terbaru, Marlina berhasil masuk nominasi kategori Best Photography dalam Sinema Zetu International Film Festival (SZIFF) 2019 di Dar es Salaam, Tanzania. “Senang sekali film Indonesia bisa sampai Tanzania,“ kata Produser Film Rama Adi dalam siaran pers dari Tanzania, Minggu (24/2).
Masuknya film Indonesia dalam SZIFF 2019 turut meningkatkan citra positif Indonesia di negara akreditasi Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dar es Salaam. Hal ini sejalan dengan upaya untuk mengintensifkan promosi budaya dan wisata Indonesia di negara tersebut.
Pada tahun ini, sejumlah program baru juga dicanangkan yakni penyelenggaraan khusus Bahasa Indonesia, Festival Film Indonesia, dan Festival Budaya Indonesia.
(Baca: Bekraf Targetkan 60 Juta Penonton Bioskop Tahun Ini)
Duta Besar Indonesia untuk Tanzania Ratlan Pardede mengatakan capaian film besutan Cine Surya Film di ajang SZIFF 2019 itu diharapkan dapat menaikkan citra film Indonesia di kancah internasional. Sehingga para sineas muda Tanah Air semakin giat menghasilkan karya berkualitas dalam industri perfilman. “Dengan begitu film Indonesia dapat dikenal juga oleh masyarakat Afrika, yakni Tanzania,“ kata Ratlan.
Ajang SZIFF 2019 diikuti oleh 19 negara. Di antaranya Indonesia, Afghanistan, Tiongkok, Jerman, Kenya, India, Italia, Iran, Nigeria, Filipina, Thailand, Turki, Korea Selatan, Afrika Selatan, Spanyol, Uganda, dan Zambia. Sejumlah kategori yang dikompetisikan adalah Best Film, Best Director, Best Actor, Best Actress, Best Screenplay, Best Editing, Best Music, dan Best Photography.
Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak dibintangi oleh Marsha Timothy, Yoga Pratama, Egy Fredly, dan Dea Panendra. Film ini berhasil meraih penghargaan kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Sutradara Film Panjang Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2018.
(Baca: Dirilis 28 Februari, Dilan 1991 Diprediksi Lampaui Film Pertamanya)
Selain itu, film ini juga meraih penghargaan Asian World Film Festival (AWFF) 2018 di Culver City California dan mewakili Indoonesia di Academy Awards 2019 untuk kategori Best Foreign Language.
