Prancis Beri Indonesia Tiga Juta Vaksin Covid-19, Tiba Akhir Agustus

Ameidyo Daud Nasution
5 Agustus 2021, 12:47
Vaksin, covid-19, prancis
ANTARA FOTO/REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/hp/cf
Dado Ruvic/Illustration Botol kecil dengan label vaksin penyakit virus korona (COVID-19) Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna terlihat dalam foto ilustrasi yang diambil Jumat (19/3/2021). Prancis akan kirim 3 juta vaksin Covid-19 ke Indonesia mulai akhir Agustus 2021.

Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia akan bertambah dalam waktu dekat. Ini lantaran RI akan menerima tiga juta dosis vaksin dari Prancis yang akan mulai datang akhir bulan ini.

Hal tersebut adalah hasil pembicaraan Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi dengan Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian. “Pengiriman pertama rencananya akhir Agustus, sebanyak 1,3 juta dosis,” kata Retno dalam konferensi pers, Kamis (5/8) dikutip dari Antara.

Dari catatan Kemenlu, RI telah menerima 178,3 juta dosis vaksin yang terdiri dari 144,7 juta vaksin curah dan 33,6 juta vaksin jadi. Sedangkan 19,7 juta didapatkan dari program, COVAX yang dipimpin WHO dan aliansi GAVI.

Retno berharap dengan tambahan vaksin dari Prancis, maka pemerintah bisa memacu vaksinasi kepada masyarakat. “Yang akhirnya diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19 dan menekan angka kematian,” katanya.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendapatkan hibah 20.102 Remdesivir untuk pasien Covid-19 dari Pemerintah Belanda.  Tahap pertama, 11.520 obat tersebut telah dikirim pada 31 Juli, sedangkan sisal 8.582 paket telah dikirim pada 2 Agustus.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8) mengatakan obat tersebut akan langsung didistribusikan ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan.

Sedangkan Kementerian Kesehatan menyatakan stok vaksin Covid-19 yang tersedia di pusat mampu untuk memenuhi permintaan daerah. Meski demikian, mereka meminta masyarakat paham bahwa vaksin akan dikirim ke wilayahnya secara bertahap.

Hal ini disampaikan merespons adanya kabar kekosongan pasokan vaksin di daerah. Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan masalah tersebut sempat terjadi lantaran daerah belum memperbarui data stok vaksin.

Meski demikian, masalah ini sudah diperbaiki dan jutaan dosis vaksin akan dikirim ke daerah. “Pekan ketiga itu tiga juta vaksin dosis kedua, dan pekan keempat ada enam juta. Nanti akan kami kirim lagi enam juta,” kata Nadia, Kamis (5/8).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...