Kasus Aktif Covid-19 Hari Ini Capai 24.490 Orang, Mayoritas di Jakarta
Pemerintah Republik Indoensia (RI) melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Desease-19 (Covid-19) melaporkan adanya penambahan kasus positif sebanyak 3.584 kasus pada Kamis (14/7). Sebagian besar kasus aktif Covid-19 berada di DKI Jakarta.
Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat penambahan kasus aktif sebanyak 703 kasus, meningkat 0,4% dari sehari sebelumnya. Dari penambahan tersebut, maka per hari ini tercatat ada 24.490 kasus aktif.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus aktif Covid-19 tertinggi yaitu 12.546 kasus. Sementara Jawa Barat dan Banten menampati posisi selanjutnya dengan jumlah kasus aktif masing-masing sebesar 5.789 kasus dan 2.443 kasus.
Secara akumulasi, total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 6,123 juta kasus. Dari jumla tersebut, Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang kasus positif terbanyak, yaitu 1,28 juta kasus atau sekitar 21% dari total kasus nasional. Kemudian Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang kasus positif terbanyak kedua, yaitu sekitar 18,3% atau 1,11 juta kasus.
Selanjutnya Provinsi Jawa Tengah tercatat menyumbang 10,3% atau 628,6 ribu kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sementara provinsi lainnya menyumbang di bawah 10% dari total kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Meski demikian, kasus sembuh juga mengalami peningkatan sebesar 97% atau bertambah sebanyak 2.872 kasus sembuh pada Kamis (14/7). Oleh sebab itu, jumlah kasus sembuh dari Covid-19 per hari ini menjadi 5,94 juta.
Bertambahnya kasus kesembuhan tak terlepas dari upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19, seperti menggalakan tes Covid-19 dan vaksinasi. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, total spesimen diperiksa per Kamis (14/7) bertambah sebanyak 64,95 ribu, dengan rincian PCR + TCM bertambah 25,33 ribu dan antigen bertambah 63,51 ribu. Sementara total orang diperiksa bertambah sebanyak 64,95 ribu.
Tren positif juga tercermin dalam program vaksinasi yang digencarkan pemerintah. Pada Kamis (14/7), terdapat penambahan jumlah orang yang divaksin dosis pertama sebanyak 55,16 ribu. Dengan demikian, total penduduk yang telah memperoleh vaksin dosis pertama sebanyak 201,82 juta. Kemudian jumlah orang yang divaksin dosis kedua bertambah sebanyak 39,07 ribu, sehingga total penduduk yang telah memperoleh vaksin dosis kedua sebanyak 169,41 juta.
