KPK Panggil Mentan Syahrul Yasin Limpo Hari Ini

Ade Rosman
16 Juni 2023, 08:08
kpk, syahrul yasin limpo, kementan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas (ratas) terkait pupuk organik yang dipimpin Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/4/2023).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memanggil Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo hari ini. Syahrul akan dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi yang terjadi di Kementerian Pertanian.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, Syahrul dijadwalkan dipanggil ke Gedung Merah Putih pada pukul 09.30 WIB. Namun KPK belum bisa memberitahu materi proses penyelidikan permintaan keterangan.

"Penyelidikan di Kementerian Pertanian ini sudah lama kami lakukan, setidaknya kalau meningkat pada proses penyelidikan itu sekitar di awal tahun 2023," kata Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (15/6).

Pengusutan perkara tersebut dilakukan berdasarkan aduan yang diterima KPK dari masyarakat. Ia mengatakan, berdasarkan analisis yang dilakukan oleh tim pengaduan masyarakat, perlu adanya tindak lanjut melalui penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pimpinan KPK telah melakukan ekspos dugaan korupsi di Kementan. Pada Selasa (13/6) penyidik dan pimpinan menggelar rapat untuk menentukan kelanjutan pengusutan.

Adapun dua pejabat di Kementan juga disebut-sebut terlibat. Namun Ali Fikri  belum mau berkomentar banyak soal kelanjutan kasus. “Karena masih pada proses penyelidikan tentu tidak bisa kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Ali.

Di sisi lain ia berkali-kali menegaskan pengusutan perkara yang digelar KPK tidak berkaitan dengan dinamika politik. Ia menyebut setiap penetapan tersangka oleh KPK dilakukan atas dasar kecukupan alat bukti. 

"Kami pertanggungjawabkan nantinya di persidangan," kata Ali.

Sebelumnya, Mentan Syahrul telah buka suara terkait dugaan kasus korupsi yang terjadi di Kementerian Pertanian. Syahrul mengatakan, dirinya tidak mengerti akan kasus tersebut.  

"Oh saya tidak mengerti itu," kata Syahrul di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu (14/6). 


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...