Top News: Nomor Urut Pilpres 2024, Keruntuhan Bisnis Coworking Space

Aryo Widhy Wicaksono
15 November 2023, 05:40
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) bersama anggota KPU August Mellaz (kiri) dan Mochamad Afifuddin (kanan) memberikan keterangan pers di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (3/11/2023).
ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa.
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) bersama anggota KPU August Mellaz (kiri) dan Mochamad Afifuddin (kanan) memberikan keterangan pers di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (3/11/2023).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengundi nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres - cawarpes) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dari hasil undian tersebut, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan nomor urut 1, kemudian Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh nomor urut 3.

Hasil undian nomor urut pasangan capres - cawapres menjadi salah satu artikel terpopler dan masuk Top News Katadata.co.id. Selain itu, simak juga daftar lengkap tim pemenangan nasional Anies - Muhaimin, serta Nestle yang melakukan PHK massal.

Berikut Top News Katadata.co.id:

1. Nomor Urut Pilpres: Anies-Imin 1, Prabowo-Gibran 2, Ganjar-Mahfud 3

Komisi Pemilihan Umum mengundi nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Berdasarkan pengundian tersebut, pasangan capres - cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat nomor urut 1, kemudian pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Nomor urut tersebut didapatkan melalui rapat pleno terbuka untuk pengundian dan penetapan yang dilakukan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (14/11) malam.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari memimpin langsung rapat pleno dan pengundian serta penempatan nomor urut tersebut.

2. Daftar Lengkap Timnas Anies: Mantan Menteri hingga Pendiri Tokopedia

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar telah mengumumkan tim pemenangan nasional mereka pada Selasa (14/11). Pasangan Koalisi Perubahan ini memboyong tim dari berbagai latar belakang, mulai dari pilot jet tempur hingga co-founder startup.

Timnas AMIN ini dipimpin oleh mantan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya (Purn) Muhammad Syaugi. Lulusan Akademi Angkatan Udara pada 1984 ini juga merupakan peraih gelar Adhi Makayasa.

"Jadi beliau ini adalah Top Gun-nya kami di sini, Tom Cruise ya," kata Anies di Jakarta, Selasa (14/11).

Nama lainnya adalah Sudirman Said yang pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2014 hingga 2016. Mantan menteri lain yang masuk adalah Thomas Lembong. Pria yang akrab dipanggil Tom ini sempat menjadi Menteri Perdagangan serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

3. Mendagri Inggris Dipecat Akibat Tuduh Polisi Bias Atasi Demo Palestina

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak memecat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Suella Braverman pada Senin (13/11). Pemerintah Inggris mengatakan pada hari ini Braverman telah meninggalkan pekerjaannya sebagai Mendagri.

Adapun posisi Mendagri saat ini diisi oleh James Cleverly yang sebelumnya menjabat sebagai menteri luar negeri. Sementara jabatan menteri luar negeri saat ini diduduki oleh mantan Perdana Menteri Inggris periode 2010-2016, David Cameron.

Pemecatan Braverman bermula saat dirinya menulis artikel untuk harian Times pada Kamis pekan lalu. Dalam artikel tersebut, Braverman menuding petugas kepolisian menerapkan standar ganda atau bias politik dalam menangani demonstran ekstremis sayap kanan dan massa aksi Pro - Palestina di Inggris.

Dalam artikel tersebut, Braverman mengatakan massa pro - Palestina sebagian besar diabaikan oleh petugas, bahkan ketika mereka melanggar hukum. Sementara petugas polisi dianggap lebih keras terhadap massa aksi sayap kanan.

4. Nestle PHK 127 Karyawan Pabrik Kejayan, Ini Penjelasan Manajemen

PT Nestle Indonesia melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 126 karyawannya. Nestle menyebut, langkah tersebut ditembuh seiring penyesuaian bisnis agar perusahaan lebih efisien dalam mendorong pertumbuhan bisnis.

Manajemen menjelaskan, perusahaan memang menghadapi berbagai tantangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir yang berdampak pada volume produksi pabrik di berbagai kategori produk. Untuk menghadapi dinamika tersebut, mereka telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan dan tuntutan pasar, serta mendesain kembali organisasi untuk menjaga kelangsungan bisnis dan keberlanjutan operasional.

"Dalam situasi dan kondisi saat ini, dengan sangat menyesal, beberapa peran karyawan akan terdampak sebagai hasil dari perubahan ini, di salah satu pabrik kami, Kejayan, dikarenakannya sudah tidak adanya peran di dalam transformasi bisnis ini," demikian pernyataan resmi Nestle, seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa (14/11).

Manajemen memastikan telah mempertimbangkan semua pilihan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan PHK terhadap karyawan. Menurut mereka, penyesuaian bisnis dibutuhkan sehingga perusahaan lebih tangkas dan efisien untuk memanfaatkan peluang agar terus tumbuh.

5. Bangkrutnya WeWork dan Keruntuhan Bisnis Coworking Space Mewah

Startup penyewaan coworking space atau ruang kerja WeWork dalam proses pengajuan kebangkrutan atau kepailitan. Startup yang disuntik Softbank ini bangkrut karena dianggap gagal dalam strategi bisnisnya yang menyewakan ruang kerja yang mewah.

WeWork merupakan startup coworking space adengan fasilitas mewah seperti panjat dinding, live DJ, hingga kolam renang. Bisnis tersebut sempat tren di Indonesia sebelum pandemi corona.

Jamie Hodari, CEO Industrious, yang bergerak di bisnis penyewaan tempat mengatakan menyewakan gedung-gedung perkantoran yang sangat besar merupakan kelemahan utama dalam strategi WeWork.

WeWork memiliki portofolio real-estate yang menjangkau 777 lokasi seluas 300.000 hingga 400.000 kaki persegi per 30 Juni 2023. WeWork sudah memangkas lokasi dan menegosiasikan ulang sewa terhadap portofolio aset itu.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...