Jokowi Ungkap Beratnya Kejar Investasi Rp 1.650 Triliun Tahun Depan
Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta pemerintah daerah memudahkan para investor yang akan masuk. Ini karena Indonesia tengah saling berkejaran dengan negara lain untuk mendapatkan suntikan penanaman modal.
Jokowi mengatakan target " target="_blank">investasi yang dicanangkan untuk tahun depan mencapai Rp 1.650 triliun. Target ini dipatok agar ekonomi RI bisa tumbuh 5,1 hingga 5,7%.
"Beratnya, memang kita harus bersaing, kejar-kejaran dengan negara lain," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta, Kamis (7/12).
Oleh sebab itu, ia memerintahkan BKPM hingga daerah memperbaiki iklim investasi. Salah satu contohnya adalah pembebasan lahan yang kerap dikeluhkan investor.
Jokowi mencontohkan salah satu investor yang sempat tertahan karena urusan lahan adalah Lotte Chemical. Meski demikian, ia telah memerintahkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Maksimal tiga bulan harus rampung, dua minggu (ternyata) diselesaikan," katanya.
Jokowi juga bersyukur peringkat daya saing Indonesia di IMD World Competitivenes tahun 2023 naik dari posisi 44 ke 34. Meski demikian, ranking tersebut masih berada di bawah negara tetangga.
Presiden mengatakan peringkat daya saing Thailand dalam indeks yang sama berada di ranking 30. Sedangkan Malaysia berada di posisi 27 dunia.
"Dibandingkan Singapura, lebih jauh lagi karena ranking 4," katanya.
